Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 10 Jul 2020 17:10 WIB

TRAVEL NEWS

Tak Ada Lari Banteng Tahun ini, Warga Pamplona Bikin Pesta Kecil

Femi Diah
detikTravel
Participants run next to Palmosilla fighting bulls on the seventh bullrun of the San Fermin festival in Pamplona, northern Spain, on July 12, 2019. - People from around the world flock to the city of 200,000 residents to test their bravery and enjoy the festivals mix of round-the-clock parties, religious processions and concerts. (Photo by JAIME REINA / AFP)
Tak ada festival lari banteng di Pamplona tahun ini.(AFP/JAIME REINA)
Pamplona -

Warga di kota utara Spanyol, Pamplona, memang tak menggelar festival tahunan lari banteng San Fermin. Tapi, mereka menandainya dengan tetap mengenakan kostum khas acara itu dan berkumpul di alun-alun Balai Kota.

Ya, warga Pamplona di Nevarra mengenakan pakaian putih dan syal merah tradisional pada Senin (6/7/2020). Mereka tak menuju jalanan di kota itu, namun membuat perayaan kecil di sebuah lapangan di jantung kota Pamplona.

Seharusnya, mereka sedang menikmati jalanan Pamplona untuk menunggu banteng yang dilepas ke jalanan dalam festival tahunan San Fermín. Tapi, karena virus Corona, festival, yang biasanay berlangsung 6 hingga 14 Juli setiap tahunnya itu, tak digelar tahun ini.

Festival itu memang sudah terlanjur menjadi bagian kota Pamplona. Festival lari banteng yang dipopulerkan oleh novelis Ernest Hemingway lewat "The Sun Also Rises" pada 1926 itu cuma batal sekali sebelumnya, lo. Yakni saat perang saudara Spanyol pada 1930-an. Artinya, untuk kali pertama festival lari banteng San Fermin itu dihentikan.

Keputusan untuk meniadakan festival lari banteng di Pamplona itu dengan menimbang 28.000 kematian akibat virus Corona. Ekonomi juga kolaps karena COVID-19 makanya pihak berwenang setempat mengatakan tidak membuat perayaan apapun.

Joaquín Beloki, seorang warga berusia 33 tahun, mengatakan festival lari banteng San Fermin memang tak ada tahun ini. Tapi, warga masih bisa bersulang untuk merayakan "kesehatan semua orang yang belum tertular virus Corona." Dia bergabung bersama sekitar 400 warga Pamplona di alun-alun di Balai Kota.

Jumlah itu cuma 1/3 dari warga dan turis yang bercampur dalam perayaan lari banteng tahun-tahun sebelumnya. Saat festival berlangsung biasanya saat pembukaan mereka berkumpul di alun-alun balai kota pada siang hari. Mereka menunggu kembang api roket, yang dikenal sebagai "Chupinazo", diluncurkan sebagai penanda festival tersebut dibuka. Mereka juga membuka botol anggur merah dan sampanye.

Balai Kota tahun ini tak menampilkan slogan festival San Fermin #WeWillExperienceThem, namun memasang baliho besar sebagai tanda pengingat tak ada perayaan dan meminta warga kembali tahun depan untuk merayakannya. Balai Kota juga mengerahkan ratusan petugas polisi untuk mencegah pesta dadakan di bar atau di jalanan.

Selain itu, sebuah video juga diluncurkan dengan tenaga medis yang mengingatkan penonton agar tak berkumpul. Pesan itu berisi "Tidak bertanggung jawab dalam satu hari bisa menghancurkan usaha tiga bulan semua orang. Imbauan itu mengacu kepada lockdown di Spanyol sejak pertengahan Maret hingga pertengahan Juni.

Jadi, tahun ini traveler menabung dulu ya untuk meramaikan festival lari banteng San Fermin tahun depan di Pamplona.



Simak Video "Kemegahan Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/sym)
BERITA TERKAIT