Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 12 Sep 2020 13:45 WIB

TRAVEL NEWS

AS Bakal Perketat Turis Masuk, Ada Pengecekan Kesehatan Berlapis

Putu Intan
detikTravel
Denver, USA - June 7, 2012: People traveling through security to the gates of Denver International Airport
Foto: Getty Images/ivanastar
Washington -

Amerika Serikat akan menghapus kebijakan pengecekan kesehatan lama dan diganti dengan kebijakan yang lebih ketat. Turis dari sejumlah negara juga dilarang masuk.

Persyaratan pengecekan kesehatan terkait Corona yang mulai berlaku pada Januari 2020 akhirnya akan diakhiri pada Senin (14/9/2020). Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan penghapusan itu dilakukan lantaran pemeriksaan yang saat ini dilakukan di 15 bandara besar AS memiliki efektivitas yang terbatas.

Selama ini CDC hanya melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan menanyakan gejala Corona pada turis. Namun dari hasil evaluasi, beberapa turis ternyata positif Corona meskipun sudah lolos pengecekan.

CDC melaporkan dari 675.000 turis yang dicek melalui mekanisme ini, sebanyak 15 orang ternyata positif Corona setelah dilakukan pengecekan tambahan. CDC pun akan mengganti pengecekan ini dengan lebih fokus pada laporan penyakit di bandara, mengumpulkan kontak penumpang secara elektronik untuk menghindari antrean panjang, dan pengujian Corona pada turis potensial untuk mengurangi risiko penyebaran virus.

Pemeriksaan kesehatan ekstra ini berlaku untuk turis yang pernah mengunjungi China, Iran, dan sebagian negara di benua Eropa, Inggris, Irlandia, dan Brasil. Sementara itu, sebagian besar orang yang datang dari negara-negara tersebut dan bukan warga negara Amerika Serikat dilarang masuk.

Sementara itu, sebanyak 18 grup perjalanan dan maskapai penerbangan meminta CDC untuk memulai pengujian virus sebelum turis terbang sebagai cara untuk kembali membuka perjalanan internasional. Mereka berpendapat bahwa pemeriksaan lebih lanjut dapat memungkinkan negara-negara mencabut pembatasan perjalanan dan karantina yang telah menutup sebagian besar perjalanan antara AS dan Eropa.

Saat ini Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus Corona tertinggi di dunia. Per Jumat (11/9/2020) kasus Corona mencapai 6.588.181 dimana jumlah yang meninggal sebanyak 196.331.

(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA