Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 15 Sep 2020 12:12 WIB

TRAVEL NEWS

Bakal Ada Hong Kong Kedua, Bagaimana Konsepnya?

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Hong Kong dan Irlandia
Irlandia, lokasi pembangunan charter city skala internasional (Foto: CNN)
Dublin -

Isu pembangunan kota Hong Kong kedua menyeruak. Bagaimana konsepnya dan akankah ramai seperti di China?

Diberitakan CNN, lahan subur di Irlandia timur laut diproyeksikan menjadi kota global baru yang potensial untuk menyaingi Hong Kong. Pengembang properti Ivan Ko yang merencanakan charter city ini.

Charter city, Nextpolis akan terjepit di antara dua kota terbesar di Irlandia. Kota ini akan diisi setengah juta warga Hong Kong yang berlindung dari tekanan politik di kota asal mereka.

Charter city adalah kota yang diberi kelonggaran untuk beroperasi dengan standar berbeda dengan wilayah lain. Ada ratusan kota seperti itu di AS, termasuk San Francisco.

Charter city yang ada di AS cukup umum, namun bentuk internasional memiliki bentuk yang berbeda. Ide kota ini diusulkan pada akhir 2000-an, kota-kota baru dapat didirikan di negara-negara berkembang dan dioperasikan oleh pemerintah atau organisasi luar, dengan model ekonomi dan sosial yang sama sekali berbeda dengan negara lain, sebagai cara untuk meningkatkan pembangunan.

Jika Nextpolis dilanjutkan, itu akan menjadi konsep kota pertama yang didirikan dengan skala internasional dalam hampir satu dekade yang melampaui tahap perencanaan. Masih harus ada beberapa penyesuaian.

Upaya pembentukan charter city sebelumnya digagalkan oleh kasus korupsi dan ketidakstabilan. Lainnya model kota itu juga mendapat kecaman oleh beberapa orang karena dianggap sebagai neokolonial.

Ko, pendiri perusahaan investasi charter city berskala internasional, Victoria Harbour Group (VHG), mengatakan rencana Hong Kong baru di Irlandia masih berjalan sesuai rencana. Meski demikian tidak ada kemajuan dengan pihak berwenang Irlandia.

Hong Kong dan IrlandiaHong Kong yang penuh gedung pencakar langit (Foto: CNN)

Apa itu charter city?

Charter city internasional pertama kali dirancang oleh ekonom Paul Romer pada akhir tahun 2000-an. Hong Kong sendiri adalah inspirasi acuannya.

Paul melihatnya sebagai bukti akan konsep kota yang telah beroperasi selama beberapa dekade, diatur dalam kerangka pemerintahan Inggris di Asia. Kemudian ada sistem politik dan ekonomi dari China.

Charter city internasional dibuat dalam negara yang berdaulat tapi bebas bereksperimen dengan sistem politik dan ekonominya sendiri. Biasanya kota ini memliki pajak rendah dan sedikit peraturan.

Negara asing bahkan dapat bertindak sebagai administratornya. Ide utamanya adalah kota ini akan meningkatkan ekonomi bagi negara di mana kota itu dibangun.

Romer mencontohkan pembuatan zona administratif khusus di Teluk Guantanamo, di ujung tenggara Kuba, yang akan dikelola oleh Kanada dan menghubungkan ekonomi dan dunia modern ke Kuba. Juga konsep ini mirip dengan China yang menciptakan zona ekonomi khusus di Shenzhen untuk menghubungkan negara itu dengan dunia kapitalis.

Konsep ini memberikan kebebasan ekonomi yang lebih besar kepada kantong-kantong kota untuk bereksperimen tanpa perubahan besar-besaran dari sistem ekonomi nasional, seperti Hong Kong. Tapi, dua upaya Romer lainnya, mendirikan charter city internasional di Madagaskar dan Honduras menemui kegagalan.



Simak Video "RUU Keamanan Baru Disahkan, Polisi Tangkap Pedemo di Hong Kong "
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA