Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 05 Okt 2020 23:07 WIB

TRAVEL NEWS

Pesawat Sudah Terbang Tanpa Tujuan, Kapal Pesiar Mau Ikutan?

12 Kru Positif Corona, Kapal Pesiar Lockdown di Yunani
Foto: Ilustrasi kapal pesiar (Associated Press)
Singapura -

Sudah banyak maskapai yang menawarkan penerbangan tanpa tujuan guna mengobati rasa kangen traveler akan terbang. Kapal pesiar mau ikutan?

Dunia penerbangan dihantam keras oleh pandemi virus Corona. Mau tak mau, mereka pun berinovasi dengan menghadirkan penerbangan tanpa tujuan buat traveler.

Teknisnya, pesawat akan terbang tanpa tujuan dari satu bandara, kemudian mengudara, lalu mendarat lagi di bandara yang sama. Mungkin terdengar tidak masuk akal, tapi sudah ada beberapa maskapai yang menawarkan jasa itu buat traveler yang rindu terbang.

Nah, dengan teknis kurang lebih sama, kapal pesiar juga akan meniru inovasi tersebut. Mereka akan berlayar 'tanpa tujuan', berangkat dari suatu pelabuhan, berlayar di lautan, lalu kemudian berlabuh di pelabuhan yang sama.

Dikumpulkan detikTravel dari beberapa sumber, Senin (5/10/2020), Singapura akan jadi negara pertama yang mencoba inovasi tersebut. Sejak tanggal 13 Maret, Singapura memang tidak mengizinkan kapal pesiar untuk bersandar di pelabuhan mereka.


Namun kini, Badan Pariwisata Singapura mengeksplorasi opsi untuk mengizinkan kapal pesiar berlayar tanpa tujuan. Mereka sedang melakukan simulasi protokol kesehatan untuk memastikan resiko pelayaran tanpa tujuan bisa berlangsung aman bagi traveler.

Sampai saat ini, belum ada tanggal pasti kapan pelayaran tanpa tujuan ini bisa terealisasi. Wacana pelayaran kapal pesiar tanpa tujuan itu muncul 2 hari setelah Singapore Airlines membatalkan rencana penerbangan tanpa tujuan mereka karena alasan pencemaran lingkungan.


Sampai saat ini, beberapa perusahaan kapal pesiar belum ada yang berani untuk beroperasi. Perusahaan Celebrity Cruises dari Norwegia, sudah menyebutkan tidak akan beroperasi sampai setidaknya tanggal 31 Oktober mendatang. Sedangkan Princess Cruises malah tidak akan beroperasi sampai setidaknya pertengahan bulan Desember. Sampai saat ini, ada 57 ribu kasus positif Corona di Singapura. Sekarang, Singapura berada di Fase Kedua, dan sedang dalam tahap pemeriksaan sampai siap dibuka lagi untuk traveler.

(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA