Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 04 Nov 2020 15:14 WIB

TRAVEL NEWS

Umroh 2020 Saat Pandemi COVID-19: Ibadah 4-5 Hari dan Bisa Khusyu

Rosmha Widiyani
detikTravel
Beginilah potret Kakbah dan Masjidil Haram sambut jamaah haji yang kembali dibuka saat pandemi COVID-19. Ini potretnya.
Foto: AP/Pool/Umroh 2020 Saat Pandemi COVID-19: Ibadah 4-5 Hari dan Bisa Khusyu
Jakarta -

Jamaah umroh 2020 Indonesia akhirnya bisa berangkat ke tanah suci mulai Minggu (1/11/2020), setelah diizinkan pemerintah Saudi. Umroh selama pandemi COVID-19 ternyata punya cerita sendiri seperti dikatakan Direktur MQ Travel Rinnu Hidayati.

"Kita bisa optimal beribadah mungkin 4-5 hari dari 10 hari yang disediakan untuk umroh. Ada plusnya umroh selama pandemi, sehingga yang ingin ke Tanah Suci tidak perlu khawatir," kata Rinnu pada detikcom, Rabu (4/11/2020).

Rinnu bersama kelompok jamaah travelnya berangkat umroh 2020 pada Minggu (1/11/2020) menuju Arab Saudi. Mereka mendarat pada malam hari di Jeddah dan langsung masuk hotel untuk karantina hingga tiga hari mendatang.

Berikut rangkaian perjalanan umroh 2020 selama pandemi COVID-19:

Hari 1: Take off menuju Saudi pada Minggu (1/11/2020)

Hari 2: Karantina hari pertama pada Senin (2/11/2020)

Hari 3: Karantina hari kedua pada Selasa (3/11/2020)

Hari 4: Karantina hari ketiga para Rabu (4/11/2020) yang dilanjutkan dengan Umroh

Hari 5: Sholat di Masjidil Haram pada Kamis (5/11/2020)

Hari 6: City tour Makkah dan Sholat di Masjidil Haram pada Jumat (6/11/2020)

Hari 7: Pergi ke Madinah dan stay di hotel pada Sabtu (7/11/2020)

Hari 8: City Tour dan jadwal Raudhoh Nabawi pada Minggu (8/11/2020)

Hari 9: Pergi ke Jeddah dan take off menuju Indonesia pada Senin (9/11/2020)

Hari 10: Sampai (landing) di Indonesia pada Selasa (10/10/2020)

Menurut Rinnu, pemerintah Saudi menerapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat dan disiplin. Selama menjalani karantina, semua kegiatan dilaksanakan di kamar hotel termasuk untuk makan dan ibadah.

"Kita tidak boleh terlalu lama berada di luar kamar karena nanti akan ditegur. Sebelum umroh, semua jamaah kembali diswab untuk menjamin kondisi kesehatannya," kata Rinnu.

Protokol yang ketat dan waktu ibadah yang terbatas sebetulnya menjadi nilai positif umroh 2020 selama pandemi COVID-19. Tiap jamaah bisa melakukan ibadah dengan sangat fokus tanpa banyak gangguan atau merasa khawatir.

"Karena memang jumlah jamaah dibatasi maka suasana menjadi lebih tenang dan ibadah bisa menjadi khusyu. Kita juga sudah swab dan melakukan protokol kesehatan dengan sangat disiplin," kata Rinnu.

Dengan kondisi tersebut maka calon jamaah yang memang memenuhi syarat untuk umroh 2020 tidak perlu merasa khawatir. Atas izin Allah SWT, jamaah tentu bisa melaksanakan umroh selama pandemi asal menerapkan aturan dan protokol kesehatan dengan baik.



Simak Video "Pemerintah Lobi Saudi Agar RI Bisa Kirim Jemaah Umroh"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA