Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 06 Jan 2021 16:46 WIB

TRAVEL NEWS

PSBB Jawa-Bali, Jubir Satgas Denpasar: Hampir Sebagian Sudah Dilaksanakan

Angga Riza
detikTravel
Jubir Satgas Denpasar
Foto: Jubir Satgas COVID-19 (Angga Riza/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartanto, mengumumkan pembatasan baru berlaku di beberapa wilayah, termasuk Bali. Kota Denpasar salah satunya yang akan dilakukan pembatasan kegiatan.

Juru Bicara Gugus Tugas Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, mengungkapkan Kota Denpasar sebenarnya hampir keseluruhan sudah melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat. Salah satunya, dengan pemberlakuan WFH bagi pegawai.

"Ya, sebenarnya sih hampir sebagian kita sudah laksanakan di Denpasar. Sebagian kita sudah laksanakan seperti WFH, sudah kita laksanakan penutupan fasilitas umum, sudah kita lakukan pembelajaran daring sudah kita lakukan fasilitas umum sudah kita tutup," kata Dewa Rai saat dihubungi detikcom, Rabu (6/1/2021).

"Itulah malah kita dari pak Walikota sudah memberlakukan sudah membuat surat edaran memang pegawai-pegawai yang ada di Denpasar sudah hanya 25 persen yang masuk kantor," Dewa Rai menambahkan.

Dewa Rai akan merapatkan soal pembatasan kegiatan yang akan diberlakukan di Denpasar sehingga siap jika nantinya pemerintah Pusat sudah memberi surat resmi.

"Akan rapatkan kembali jadi kami masih nunggu petunjuk atau surat, kami baru baca di berita. Nanti kami menunggu suratnya dari pusat tentu kami di daerah Denpasar akan rapatkan lagi dengan Satgas dan pemangku kepentingan yang lainya," Dewa menegaskan,

Airlangga Hartanto mengumumkan pada Rabu (6/1) tentang pembatasan baru yang berlaku mulai 11-25 Januari 2020. Mulai dari dengan kapasitas kantor yang diperketat dengan 75 persen work from home, kegiatan di pusat perbelanjaan hingga pukul 19.00 hingga makan dan minum di restoran maksimal 25 persen.

"Pemerintah mendorong bahwa pembatasan ini dilakukan pada tanggal 11 Januari hingga 25 Januari, dan pemerintah akan terus melakukan evaluasi," kata Airlangga.



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA