Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Jan 2021 12:09 WIB

TRAVEL NEWS

Palm Beach Tolak Nama Bandaranya Diganti Jadi Donald Trump

Bonauli
detikTravel
potret beda pelantikan presiden AS trump dan biden
Foto: Getty Images
Florida -

Sebelum lengser, Donald Trump sepertinya ingin bikin banyak kenang-kenangan. Di Florida, seorang anggota partai Republik bahkan sempat mengeluarkan ide agar sebuah bandara diganti namanya dengan nama Donald Trump.

Nama Bandara yang diusulkan adalah Trump International Airport.

Namun seperti dilansir dari Business Insider, Selasa (26/1/2021) ide ini langsung ditolak mentah-mentah oleh pembuat kebijakan di sana. Komisaris lokal di Florida sempat kaget saat mengetahui ada ide pergantian nama untuk Palm Beach Internasional menjadi bandara Donald Trump.

Dari 7 komisaris Florida, 5 orang Komisaris Palm Beach County dengan tegas menentang gagasan tersebut. Sementara dua lagi tidak menanggapi permintaan Trump.

Sebelumnya Trump bertanya kepada penasihatnya, bagaimana kalau bandara tersebut berganti nama seperti namanya. Namun para Komisaris langsung menanggapi dengan halus bahwa sepertinya bandara mereka kurang cocok dengan namanya.

"Ketika orang mendengar nama Palm Beach, mereka membayangkan pantai di sini, olahraga berkuda, dan pertanian. Begitu gaya hidup di sini," ujar Melissa McKinlay, Komisaris Wilayah.

Agar tidak menyakiti hati Trump, McKinlay mengatakan bahwa mungkin namanya lebih cocok untuk lapangan golf, bukan bandara. Padahal sebenarnya penamaan bandara dengan nama mantan presiden bukanlah hal yang aneh.

Buktinya, di Arkansas ada Bandara Nasional Clinton. Sementara di Virginia ada Bandara Nasional Ronald Reagan Washington. Tak lupa Bandara Internasional John F Kennedy dii New York.

Para komisaris menganggap bahwa penamaan dengan nama Trump dianggap bukan tugas mudah. Apalagi banyak sekali kasus yang terjadi karena kebijakan di masa pemerintahan Trump.

"Saya membayangkan dalam beberapa tahun ketika ada pembicaraan tentang mengganti nama untuknya, bisa jadi lebih aneh. Dia sangat kontroversial dan menimbulkan masalah. Sulit membayangkan ada orang yang ingin berhubungan dengan namanya," jelas Robert Watson, sejarawan kepresidenan di Lynn University.

(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA