Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 02 Feb 2021 16:51 WIB

TRAVEL NEWS

Bikin Paspor Tetap Bisa saat Pandemi, Ini Caranya

Putu Intan
detikTravel
Perjalanan umrah telah dibuka kembali dari Indonesia. Meski begitu, permohonan pembuatan paspor diketahui masih minim.
Cara pembuatan paspor saat pandemi Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Meskipun saat ini perjalanan antarnegara dibatasi, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi tetap melayani pembuatan paspor. Begini caranya.

Meskipun saat ini perjalanan antarnegara masih dibatasi karena pandemi COVID-19, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi tetap melayani pembuatan paspor. Tahapannya pun sama, hanya saja saat ini berlaku pembatasan kuota menjadi 50 persen dan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Apa saja dokumen yang diperlukan untuk pembuatan paspor?

Mengutip situs Kementerian Hukum dan HAM RI, sebelum membuat paspor, siapkan dokumen yang menjadi syarat bikin paspor berikut ini:

1. KTP atau surat keterangan pindah keluar negeri

2. Kartu keluarga

3. Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis

4. Surat pewarganegaraan Indonesia bagi orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

5. Surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama

6. Paspor biasa lama bagi yang telah memiliki paspor biasa

7. Pemohon juga dapat melampirkan surat keterangan dari instansi yang berwenang

Bagaimana cara membuat paspor?

1. Mendaftar melalui Apapo

Sebelum datang ke kantor imigrasi, download aplikasi Aplikasi Pendaftaran Antrean Permohonan Paspor atau Apapo versi 2.0 yang terbaru. Daftar akun menggunakan email, kemudian ikuti langkah-langkah yang ada di aplikasi.

Pilih tanggal pembuatan dan kantor imigrasi terdekat. Perhatikan jumlah kuoatanya, ya! Kuota akan diperbarui setiap hari Jumat pukul 14.00 WIB.

Jika tahapan sudah rampung, pendaftar akan menerima kode booking yang harus ditunjukkan ketika membuat paspor di kantor imigrasi.

2. Mendatangi loket petugas imigrasi

Saat di loket, traveler wajib menyerahkan kode booking yang sebelumnya sudah traveler dapatkan. Pada sesi ini, traveler juga harus menyiapkan materai Rp 6.000 untuk ditempel pada formulir.

Setelah mengisi formulir, traveler dapat menyerahkannya kepada petugas bersama dengan dokumen-dokumen yang menjadi syarat pembuatan paspor.

Setelah petugas memeriksa kelengkapan dokumen, traveler akan diberi nomor antrean untuk proses selanjutnya.

3. Pengambilan foto, sidik jari, dan wawancara

Tahapan selanjutnya pengambilan foto dan sidik jari untuk kelengkapan paspor. Pada saat itu, traveler juga akan diwawancarai terkait tujuan penggunaan paspor.

Pastikan traveler datang dengan pakaian rapi termasuk mengenakan baju berkerah dan bukan berwarna putih. Untuk bawahan, pria wajib mengenakan celana panjang sedangkan perempuan mengenakan celana panjang atau rok formal.

4. Membayar biaya pembuatan paspor

Setelah proses tadi, traveler akan diberikan kode pembayaran. Pembayaran ini dapat dilakukan di seluruh bank dan dibayarkan maksimal 7 hari setelah wawancara.

Untuk biaya bikin paspor adalah Rp 350 ribu untuk paspor biasa (non elektronik) dan Rp 650 ribu untuk paspor elektronik (e-paspor).

5. Pengambilan paspor

Paspor akan diselesaikan dalam waktu 4 hari setelah pembayaran. Traveler dapat mengambilnya langsung ke kantor imigrasi atau dikirimkan melalui PT Pos Indonesia.



Simak Video "Jepang Gunakan Paspor Vaksin untuk Perjalanan Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA