Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Feb 2021 16:06 WIB

TRAVEL NEWS

Pendaki Bohong Ngaku ke Puncak Gunung Everest, Kena Sanksi

Femi Diah
detikTravel
Gunung tertinggi di dunia, Gunung Everest, tercatat bertambah tinggi 86 centimeter dibanding sebelumnya.
Foto: Getty Images
Kathmandu -

Nepal mencabut sertifikat pendakian Gunung Everest dua pendaki India, Narender Singh Yadav dan Seema Rani Goswami. Bersama pendaki India lain, mereka juga dilarang naik gunung manapun di Nepal enam tahun ke depan.

Rupanya Yadav dan Rani telah terbukti berbohong melakukan pendakian Gunung Everest dengan ketinggian 8.848 mdpl pada musim semi 2016. Oleh kementerian Pariwisata Nepal, mereka diberi sertifikat tanda telah sampai puncak gunung tertinggi di dunia itu.

"Kementerian memutuskan untuk membatalkan sertifikat pencapaian puncak Gunung Everest kepada dua pendaki Narender Singh Yadav dan Seema Rani," kata Pradip Kumar Koirala, sekretaris Kementerian Budaya, Pariwisata, dan Penerbangan Sipil, seperti dikutip samacharcentral, Kamis (11/2/2021).

"Dalam investigasi yang kami lakukan, ditemukan mereka telah memasukkan dokumen palsu termasuk foto. Berdasarkan dokumen dan diskusi dengan ofisial terkait, termasuk sherpa, kami mengambil kesimpulan," dia menambahkan.

Juru bicara kementerian pariwisata Nepal, Tara Nath Andhikari, menyebut baik Yadav ataupun Rani melanggar Undang-Undang Pariwisata Nepal 1978.

Kementerian juga telah memberikan sanksi lebih dari 10.000 rupee Nepal kepada sherpa Dawa yang mendampingi mereka. Selain itu, perusahaan penyelenggara ekspedisi, Seven Summit Peaks, didenda 50.000 rupee. Petugas penghubung Pawan Kumar Ghimire juga mendapatkan peringatan.

Hukuman larangan mendaki gunung di Nepal juga diberikan kepada ketua tim ekspedisi itu, Naba Kumar Pukon.

Ya, Yadav dan Rani menjadi bagian dari ekspedisi non-publik yang beranggotakan 14 orang ke Gunung Everest. Tim itu dipimpin oleh Phukon. Masalah muncul setelah Yadav mendapatkan penghargaan bergengsi Tenzing Norgay Adventure Award pada 2020.

Penghargaan itu diprotes oleh pendaki India lain yang mengetahui kalau dua pendaki tersebut tidak pernah mencapai puncak Gunung Everest.

"Mereka tidak bisa menunjukkan bukti pendakian ke puncak. Mereka bahkan tak bisa mengirim foto yang bisa dipercaya saat berada di puncak," kata Adhikari.

Nepal memiliki memiliki banyak gunung tinggi incaran pendaki dari penjuru dunia. Sebanyak delapan dari 14 puncak tertinggi di dunia ada di sana.



Simak Video "Berwisata dan Belajar di Taman Kupu-kupu Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA