Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 17 Apr 2021 20:29 WIB

TRAVEL NEWS

Sedang Tak Bertugas, Polisi Ini Temukan Patung Dicuri Senilai Rp 1,7 M

Patung Togatus Italia
Patung Togatus Italia (Foto: CNN)
Jakarta -

Polisi yang sedang tak bertugas ini malah menemukan patung senilai miliaran rupiah. Patung ini diciptakan ribuan tahun lalu.

Diberitakan CNN, adalah patung Romawi berusia 2.000 tahun yang ditemukan polisi itu. Kesenian itu ditemukan di toko barang antik Belgian.

Mereka yang menemukan adalah para polisi Italia. Diketahui bahwa patung antik yang dilihatnya sudah hilang satu dekade setelah dijarah dari situs arkeologi.

Patung marmer tanpa kepala Togatus berasal dari abad ke-1 SM. Barang antik itu dicuri oleh perampok dari situs arkeologi Romawi, Taman Villa Marini Dettina, menurut Unit Pengawasan Warisan Italia Carabinieri.

Dua polisi yang tidak bertugas melihat patung itu di sebuah toko antik di lingkungan Sablon di Brussel. Saat itu, mereka sedang melakukan penyelidikan terpisah di Belgia.

Sekembalinya ke Italia, mereka membuka penyelidikan atas artefak tersebut. Keduanya curiga tentang asal-usulnya.

Patung Togatus ItaliaPatung Togatus Italia (Foto: CNN)

Patung itu, kata polisi, tampak rusak. Kemungkinan besar kerusakan barang antik yang dimaksud berasal dari alat yang digunakan untuk menggali.

Para petugas lalu mencocokkan foto yang mereka ambil di Belgia dengan database. Setelah dirinci dengan artefak curian dan ditemukan asal aslinya.

Patung itu, bernilai sekitar 100.000 euro (Rp 1,7 miliar). Barang antik itu lalu disita dan dikembalikan ke Italia pada Februari, kata pihak berwenang.

Patung Togatus ItaliaPatung Togatus Italia (Foto: CNN)

Investigasi yang dilakukan dengan bekerja sama pihak berwenang Belgia mengungkapkan perdagangan ilegal benda budaya yang dipimpin oleh seorang pengusaha Italia.

Ia menggunakan nama samaran Spanyol. Otoritas Italia telah lama mendukung upaya untuk memulangkan barang antik yang menurut mereka diperoleh dan diperdagangkan secara ilegal.



Simak Video "Tapak Kaki Raksasa dari Kalimantan"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA