Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 27 Apr 2021 15:14 WIB

TRAVEL NEWS

Rafting Sungai Ayung yang Kian Sepi, Keseruannya Hilang

Bonauli
detikTravel
Ubud -

Sungai Ayung bagaikan aliran berkah buat Bali. Keindahannya membuat Ayung sebagai salah satu tempat atraksi pariwisata yang mendunia, rafting.

Ini bisa dilihat dari kunjungan yang dilakukan oleh mantan Presiden Barack Obama. Saat itu tahun 2017 dan Obama liburan di Bali. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah rafting.

Tim Road Trip Java-Bali with IONIQ Electric Hyundai pun memesan kegiatan rafting yang sama di Hotel Four Season Sayan. Obama dan keluarga juga menginap di hotel ini.

Selama dua jam kami menikmati keindahan Sungai Ayung. Airnya yang segar, seakan jadi teman yang pas untuk menyeka matahari Bali yang menyengat.

Rafting di Sungai AyungRafting di Sungai Ayung Foto: (Grandy/detikFOTO)

Namun saat menyusuri sepanjang sungai, ada pemandangan yang begitu sedih. Ada banyak hotel dan resor yang terlihat tutup dan kusam. Laba-laba bersarang di pojok-pojok bangunan.

Sungai Ayung yang lebar terasa sangat sepi. Hanya 3 perahu kami yang terus melaju. Sampai akhirnya kami bertemu dengan boat rafting dari operator tur lain.

"Saat sebelum pandemi, arung jeram sangat ramai, per harinya itu kurang lebih sekitar 5.000 orang," ucap Agus Nova Putra, pemandu rafting kami.

Agus, pemandu rafting sungai ayungAgus, pemandu rafting Sungai Ayung Foto: (Grandy/detikFOTO)

Saking ramainya, adalah biasa untuk saling menabrakkan boat. Saling lempar air dan main basah-basahan, biar tidak kenal sekali pun.

"Setelah pandemi rasanya sangat sepi, keseruannya jadi hilang," lanjutnya.

Dulu Agus dan teman-teman pemandu bisa dua kali rafting dalam sehari. Rata-rata ada 4-6 kali rafting yang diminta oleh tamu Four Season Sayan. "Harapan saya sebagai guide, pandemi ini segera berlalu dan bisa diatasi meskipun 50 persen misalnya," tutupnya.

(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA