Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 29 Apr 2021 10:12 WIB

TRAVEL NEWS

Hancur Akibat Gempa, Menara Dharahara Berdiri Menjulang Lagi

Femi Diah
detikTravel
The new 23-storey, 84-metre (276-foot) white tower, built next to the rubble of the 19th-century historic Dharahara tower that collapsed in a devastating 2015 earthquake, is pictured during its inauguration ceremony in Kathmandu on April 24, 2021. (Photo by Bikash KARKI / AFP)
Menara Dharahara di Kathmandu (AFP/BIKASH KARKI)
Kathmandu -

Salah satu bangunan penting di Nepal Menara Dharahara berdiri tegak lagi usai hancur lebur karena gempa pada 2015. Menara itu bisa dikunjungi wisatawan.

Dikutip dari AFP, Kamis (29/4/2021), peresmian Menara Dharahara itu dilakukan oleh Perdana Menteri Nepal K.P. Sharma Oli. Peresmian ditandai dengan menabur bunga dari balkon lantai atas.

Menara putih 23 lantai, dengan ketinggian 84 meter itu dibangun di samping puing-puing menara aslinya.

"Dharahara itu soal perasaan, kebanggaan, masa lalu, dan sejarah kami," kata PM Sharma.

Selain bangunan yang ada di atas tanah, bangunan dua lantai di bawah tanah juga telah kembali kukuh. Di bagian itu digunakan untuk museum tentang gempa.

Bukan pada 2015 saja Menara Dharahara hancur terkena gempa. Bangunan yang berfungsi sebagai menara pengawas militer itu juga luluh lantak diguncang gempa pada 1833.

The new 23-storey, 84-metre (276-foot) white tower, built next to the rubble of the 19th-century historic Dharahara tower that collapsed in a devastating 2015 earthquake, is pictured during its inauguration ceremony in Kathmandu on April 24, 2021. (Photo by Bikash KARKI / AFP)Menara Dharahara kini memiliki tinggi 84 meter Foto: AFP/BIKASH KARKI

Seabad kemudian, menara tersebut kembali dikalahkan gempa. Tepatnya, gempa pada 1934.

Pada waktu gempa 2015 melanda Nepal, lebih dari 50 orang tewas di Menara yang waktu itu memiliki tinggi 50 meter tersebut.

Pembangunan kembali Menara Dharahara itu merupakan bagian dari program rekonstruksi nasional oleh pemerintah Nepal. Pembangunan kembali Menara Dharahara tidak mulus karena dilanda pertikaian politik dan birokrasi.

Selain Menara Dharahara, sekitar 493 dari 920 situs warisan budaya yang rusak akibat gempa juga telah dibangun kembali. sementara itu, 288 di antaranya belum selesai direnovasi.



Simak Video "Kasodo, Upacara Adat Suku Tengger yang Masih Lestari, Probolinggo"
[Gambas:Video 20detik]
(iah/ddn)
BERITA TERKAIT