Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 25 Jul 2021 11:24 WIB

TRAVEL NEWS

Kibarkan Bendera Putih, Pengelola Goa Pindul Berharap Ada Relaksasi saat PPKM

Objek wisata di Gunungkidul.
Foto: Pradito Rida Pertana
Gunungkidul -

Viral di media sosial (medsos) Instagram resmi pengelola objek wisata Goa Pindul, Minggu (25/7/2021) menyatakan diri menyerah akibat PPKM diperpanjang, bahkan bendera putih juga ikut mereka kibarkan. Menurut pengelola, hal itu bentuk dukungan terhadap sesama pelaku wisata yang saat ini terdampak PPKM.

Pengelola salah satu operator perintis wisata Gua Pindul 'Dewa Bejo' Arif Sulistyo mengaku bahwa hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan pelaku transportasi di Pati, Jawa Tengah yang berkonvoi mengibarkan bendera putih. Di mana beberapa PO bus dari Pati merupakan mitra pihaknya.

"Kebetulan salah satu POnya kan sering langganan di tempatku mas. Terus aku saling support antar pelaku wisata salah satunya dengan membuat video itu," katanya saat dihubungi detikcom, Minggu (25/7/2021).

"Soalnya hampir semua pelaku wisata baik transportasi, pengelola, oleh-oleh sudah bendera putih semua yang dikibarkan. Aku juga tidak tahu kalau bakalan viral mas. Padahal yang di Pati tidak begitu viral," lanjut Arif.

Selain itu, Arif mengaku jika kondisi pelaku wisata di Goa Pindul tengah sepi akibat efek PPKM level 3-4. Menurutnya apa yang dilakukan merupakan efek domino PPKM.

"Mereka sering bawa grup juga di tempatku, dan adanya PPKM mereka tidak jalan dan kita tidak jalan," ucapnya.

Objek wisata di Gunungkidul.Goa Pindul yang ditutup sementara (Pradito Rida Pertana/detikTravel)

Oleh sebab itu, Arif berharap ada relaksasi di sektor wisata. Semua itu untuk menggeliatkan kembali sektor pariwisata yang menjadi sumber mata pencaharian bagi warga sekitar Goa Pindul.

"Diperpanjang tidak masalah sebenarnya tapi di sektor wisata seharusnya ada kelonggaran yang maksimal per hari 50 orang saja mas, yang penting kita ada kegiatan sebenarnya. Kalau ditutup total tidak mungkin kan, paling tidak ada keringanan sedikit lah perhari berapa orang," ucapnya.

"Padahal di tempatku di Dewa Bejo itu prokes sangat komplit, ada cuci tangan, cek suhu, pemandu pakai faceshield juga. Semua aturan sudah kita taati, masak tidak ada keringanan sedikit untuk yang mencari rezeki dari pariwisata," imbuh Arif.

Bahkan, jika PPKM diperpanjang dan tidak ada keringanan di sektor wisata pihaknya akan memasang kain mori di depan pintu masuk Goa Pindul. Mengingat banyak pelaku wisata yang banting stir pekerjaan menjadi buruh tani akibat PPKM tersebut.

"Seandainya PPKM diperpanjang dan tempat wisata ditutup itu besok di depan pindul mau dikasih kain mori semua mas, jadi putih semua itu. Pas di pintu masuk Pindul di Goanya mas," katanya.

Selanjutnya: Adakah bantuan dari Pemerintah?

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tim SAR Temukan Jenazah Anggota Polisi Yang Jatuh di Tebing Pantai Grendan"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA