Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 07 Agu 2021 19:40 WIB

TRAVEL NEWS

Petani Strawberry Tawangmangu Senang, Panen Besar Dijual Mahal

Kartika Bagus
detikTravel
Puncak Panen Buah Strawberry di Tawangmangu
Foto: Kartika Bagus/detikcom
Tawangmangu -

Petani strawberry di Tawangmangu tersenyum lega dapat memanen buah mereka dan dijual dengan harga tinggi. Begini ceritanya.

Wajah sumringah terlihat di wajah Ibu Domi (49) warga Tawang Gondosuli Rt. 03 Rw. 03 Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah.Ia memanen buah strawberry di lahannya seluas 1000 meter persegi.

Bulan Juli hingga Agustus ini adalah puncaknya panen buah manis ini. Apalagi harga buah ini dijual Rp 100 ribu per 2 kilogram ke koperasi, membuat para petani di Tlogodringo Tawangmangu mampu bernafas lega.

Jenis buah strawberry yang ditanam di lahannya adalah Kristal dan California. Menurut Domi jenis ini dikenal lebih manis dan berbuah besar berbeda dengan yang lainnya.

"Kami memanen buahnya setiap 3 hari sekali, namun untuk mendapatkan berapa kilogram dalam setiap panennya tergantung benih yang ditanamnya", jelasnya.

Puncak Panen Buah Strawberry di TawangmanguPuncak Panen Buah Strawberry di Tawangmangu. Foto: Kartika Bagus/detikcom

Petani lainnya, Suratno (32) yang lahannya tak jauh dari Domi mengatakan bulan Juli hingga September adalah musim panen strawberry. Semakin panjang musim panas maka panen strawberry akan semakin banyak.

Suratno sendiri baru sekitar 4 tahun ini menekuni bertani strawberry Tawangmangu. Sebelumnya ia menanam wortel dan bawang merah.

"Awalnya tertarik dengan hasil bertani strawberry karena harga jualnya yang mahal, padahal cara bertanamnya juga tidak terlalu sulit", ungkap pria yang biasa dipanggil Nonot ini kepada detikcom di lahannya, Sabtu (07/08/2021) siang.

"Dan hasilnya setiap tahun selalu ada, terpengaruh musim panasnya", tambahnya.

Sementara petani juga menjual paket kepada wisatawan yang singgah di Tawangmangu, paket panen strawberry di lahan langsung dengan harga 100 ribu per kilogram.

Meskipun kondisi PPKM namun siasat yang digunakan para petani adalah menawari ketika ada pengunjung yang membeli buahnya yang dijajakan di sepanjang Jalan Lawu sampai lokasi di puncak Cemoro Kandang Tawangmangu.

Puncak Panen Buah Strawberry di TawangmanguPuncak Panen Buah Strawberry di Tawangmangu Foto: Kartika Bagus/detikcom

Salah seorang pengunjung domestik, yang datang ke Tawangmangu adalah Dian S. (40) warga Colomadu Karanganyar. Ia sengaja datang ke Tawangmangu untuk melihat suasana alam di lokasi wisata ini.

Kebetulan saat ini kebijakan PPKM di Karanganyar sudah di longgarkan. Ia mengajak putranya untuk merasakan panen memetik buah strawberry dari langsung dari lahan.

"Ini pas akhir pekan, dolan ke Tawangmangu bisa memetik buah strawberry lansung dari kebun, agar anak anak tahu rasanya menjadi petani", ujarnya saat ikut memanen di lahan ibu Domi.

"Yang penting tidak ada orang lain hanya keluarga dan pemilik lahan masih menerapkan prokes dan hati senang bawa pulang buah strawberry", tambahnya.



Simak Video "Menyantap Cita Rasa Unik Kuliner Serba Strawberry, Subang"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA