Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 27 Agu 2021 15:24 WIB

TRAVEL NEWS

Batasi Turis, Venesia Wajibkan Traveler Reservasi dan Bayar Lebih Dulu

Putu Intan
detikTravel
Kanal di Venesia
Venesia batasi turis (Getty Images/iStockphoto/bluejayphoto)
Venesia -

Venesia terus berusaha mengurangi kepadatan turis. Kali ini, turis diwajibkan untuk reservasi sebelum datang ke sana di musim panas mendatang.

Venesia memang dikenal sebagai destinasi favorit para turis untuk menghabiskan musim liburan di Italia. Saking favoritnya, Venesia berada pada kondisi overtourism di mana orang yang datang ke sana terlalu banyak dan tidak sesuai dengan luas wilayah wisatanya.

Untuk menanggulangi hal ini, otoritas Italia akan menerapkan kebijakan baru. Dikutip dari Travel and Leisure, Jumat (27/8/2021) setiap wisatawan yang datang ke sana harus melakukan reservasi tiket terlebih dahulu. Mereka juga diwajibkan membayar biaya dan masuk ke kota melalui pintu elektronik.

Biaya yang dikenakan akan berubah sesuai musim. Misalnya pada saat musim liburan, wisatawan akan membayar 10 euro (sekitar Rp 170 ribu). Sementara pada saat sepi, harganya turun menjadi 3 euro (Rp 51 ribu).

Lebih lanjut, turis juga diminta untuk melakukan reservasi beberapa bulan sebelum rencana kedatangan di musim liburan yang ramai. Otoritas Venesia akan menerapkan pembatasan kapasitas turis harian secara ketat.

Dalam kebijakan baru ini juga dijelaskan, turis yang menginap di hotel lokal akan dibebaskan dari biaya masuk. Ini karena tamu yang menginap sudah dikenakan pajak malam.

Sementara itu untuk penduduk Venesia, kerabatnya, dan anak-anak di bawah usia 6 tahun juga akan dibebaskan dari biaya ini.

Sebelumnya, pada masa puncak liburan, Venesia dapat menerima 80.000 kunjungan wisatawan dalam sehari. Dalam satu tahun, jumlah wisatawan di sana dapat mencapai 25 juta.

Akibat kepadatan turis, ribuan penduduk Venesia terpaksa harus meninggalkan kota. Ini karena banyaknya kerumunan turis dan naiknya harga sewa akomodasi di sana.

Parlemen sudah menyetujui aturan ini pada pekan lalu. Pembahasannya sendiri sudah dimulai pada 2019 akan tetapi tertunda karena pandemi COVID-19.

Kebijakan tersebut juga sejalan dengan usulan Komite Warisan Dunia UNESCO pada Venesia. Mereka ingin Venesia mengatasi masalah overtourism. Berkat kebijakan ini, UNESCO tidak jadi memasukkan Venesia dalam daftar situs warisan dunia yang terancam punah.



Simak Video "Ratusan Imigran Diselamatkan Penjaga Pantai Italia"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA