Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 30 Agu 2021 15:12 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga: WSBK Mandalika Bisa Terselenggara Asal Prakondisi Ini Terpenuhi

Sandiaga Uno di Sirkuit Mandalika
Sandiaga saat menjajal aspal Mandalika beberapa waktu lalu Foto: (dok Kemenparekraf)
Jakarta -

Pembangunan kawasan Mandalika terus dikebut demi mengejar balapan World Superbike (WSBK) pada bulan November nanti. Perhelatan 'World Superbike' ini dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dapat terselenggara, jika prakondisi-prakondisi COVID-19 dapat terpenuhi.

Prakondisi yang dimaksud Sandi adalah situasi pandemi terkendali, akselerasi program vaksinasi termasuk bagi pekerja parekraf dan keluarganya di Nusa Tenggara Barat (NTB) khususnya di Lombok Tengah, ketersediaan rumah sakit tercukupi, sertifikasi CHSE end-to-end terpenuhi, hingga kesiapan industri.

Sandi mengatakan ajang 'Wold Superbike' yang rencananya digelar di Mandalika pada 12 - 14 November 2021 ini juga diproyeksikan akan menjadi uji coba dalam penerapan konsep travel corridor arrangement (TCA) , karena event tersebut mampu mendatangkan wisatawan dari berbagai negara.

Selain Mandalika, Bali, Batam, dan Bintan juga menjadi pilot project dalam penerapan TCA.

"Kita sudah mendapatkan go ahead sign dari ratas dengan Presiden mengenai World Superbike. Jadi, selain uji coba di Bali, Batam, dan Bintan, kita juga sedang menyiapkan World Superbike yang nantinya akan mendatangkan wisatawan mancanegara. Ini kita persiapkan secara totalitas baik dari sisi industri maupun regulasinya. Jika prakondisinya bisa terpenuhi, ini akan menjadi salah satu ajang yang kita uji cobakan," kata Sandiaga di situs Kemenparekraf.

Tidak hanya penyiapan prakondisi COVID-19 saja, Menparekraf juga mendorong agar para pelaku parekraf di Mandalika dan destinasi super prioritas lainnya dapat menyiapkan secara 360 derajat ciri khas kearifan lokal yang terdapat daerahnya masing-masing.

"Pariwisata ke depan sangat bersanding dengan ekonomi kreatif, dimana lima indera kita harus tersentuh, bagaimana the vibration, the taste, the feel, the side, the sound, the smell, itu harus kita hadirkan," ujarnya.

Selanjutnya: 5 Strategi Agar Wisata Cepat Pulih

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Peminat Membludak, Ribuan Tiket WSBK Mandalika Diserbu dalam Tiga Hari"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA