Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 17 Sep 2021 17:18 WIB

TRAVEL NEWS

Terungkap! Awal Mula Manusia Purba Enggak Lagi Telanjang

Femi Diah
detikTravel
Pakaian manusia purba
Foto: CNN
Plage des Contrebandiers -

Sebuah temuan baru arkeologi menunjukkan awal mula manusia purba mengenakan pakaian. Bukti-bukti didapatkan di gua di Maroko.

Dilansir dari CNN, merujuk hasil penemuan yang diterbitkan oleh jurnal iScience, disebutkan pakaian manusia purba berasal dari kulit dan bulu berbagai hewan karnivora. Di antaranya, rubah pasir, serigala emas, dan harimau.

Cukup sulit untuk membuktikan awal mula manusia purba berpakaian, sebab bulu, kulit, dan bahan pakaian lain yang lumrah digunakan mudah lapuk.

Nah, penemuan terbaru dari penggalian selama beberapa dekade di Gua Contrebandiers di pantai Atlantik Maroko menunjukkan adanya bukti orang purba mengenakan pakaian dan telah mengenal mode sejak sekitar 90.000 hingga 120.000 tahun yang lalu.

Arkeolog Emily Yuko Hallet menyebut penelitian itu didasarkan pada 62 alat dari tulang yang ditemukan di gua Maroko. Tulang-tulang itu hanya menjadi peralatan makan, namun beberapa di antaranya dipakai untuk membuat pakaian.

"Saya tidak menyangka bisa menemukan tulang-tulang (untuk bikin pakaian). Awalnya, saya mempelajari kumpulan tulang ini untuk merekonstruksi makanan manusia purba," kata Hallett, yang seorang ilmuwan postdoctoral di Max Planck Institute di tim peneliti Ilmu Sejarah Manusia Evolusi Pan Afrika itu.

"Dan, ketika saya memeriksanya, ada sekitar 12.000 tulang binatang. Saya mulai memperhatikan tulang-tulang yang bentuknya sangat berbeda. Itu bukan bentuk alami. Tulang-tulang itu memiliki kilau dan goresan yang tidak biasa," Hallet menambahkan.

Hallet bilang tulang-tulang itu dibentuk seperti spatula. Sehingga, tidak akan merobek kulit atau bulu-bulu hewan.

"Saya sangat senang dengan tanda yang terlihat itu, karena saya belum pernah melihat ada penjelasan tentang pola ini. Saya berharap para arkeolog turut mencari pola ini," kata Hallett.



Simak Video "Studi: Hanya 7% Populasi Dunia yang Punya DNA Unik 'Manusia Modern'"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA