Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 28 Sep 2021 18:15 WIB

TRAVEL NEWS

Apa yang Terjadi Jika Pintu Darurat Pesawat Dibuka Saat Terbang?

Pintu darurat pesawat
Pintu darurat pesawat (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)
Jakarta -

Begitu banyak kejadian yang bikin geleng-geleng kepala terkait penerbangan. Salah satunya adalah tingkah penumpang nakal yang mencoba membuka pintu darurat pesawat.

Diberitakan Travel+Leisure, kejadian percobaan membuka pintu darurat pesawat sudah sering terjadi. Para awak kabin atau para pramugari pun dibuat kelabakan akibat kejadian ini hingga tak jarang melakukan pencegahan secara kasar ke fisik.

Tetapi apa yang akan terjadi jika seorang penumpang berhasil membuka pintu darurat pesawat sebelum pramugari menyadarinya? Akankah pintu terbuka, menyedot semua penumpang di sekitar, membekukan kabin dan menyebabkan pesawat meledak?

"Secara fisik tidak mungkin," kata Jason Rabinowitz, blogger penerbangan.

"Saat berada di ketinggian jelajah, perbedaan tekanan antara bagian luar pesawat dan bagian dalam pesawat, yang juga bertekanan, menciptakan situasi di mana pintu tidak bisa dibuka," imbuh dia.

Pintu darurat pesawatPintu darurat pesawat (Foto: Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Pada ketinggian jelajah, ada sekitar delapan pon tekanan yang mendorong setiap inci persegi interior pesawat. Bahkan dua pon per inci persegi lebih banyak daripada yang didorong manusia.

Intinya, untuk membuka pintu darurat pesawat saat terbang, seseorang membutuhkan (setidaknya) dongkrak hidrolik. Alasan skydiver bisa melompat dari pintu terbuka adalah karena pesawat-pesawat itu sudah mengalami depressurized atau pelepasan tekanan udara.

Tapi ini sangat jarang terjadi, jika hanya demi rasa ingin tahu. Katakanlah seseorang bisa meloloskan dongkrak hidrolik melalui keamanan bandara, lalu membawa ke dalam pesawat dan kemudian memiliki cukup waktu tanpa gangguan untuk mendongkrak pintu keluar darurat.

"Pintu yang terbuka akan menciptakan dekompresi eksplosif, kata Rabinowitz.

Dekompresi eksplosif, meskipun jarang, pernah terjadi. Salah satu contohnya terjadi pada tahun 1988 ketika bagian atap pesawat meledak. Seorang pramugari tersedot melalui lubang di pesawat, tetapi pilot berhasil mendarat dalam waktu 13 menit, menghindari jumlah kematian tambahan.

Tapi, sekali lagi, tidak mungkin membuka pintu pesawat saat kabin dalam keadaan bertekanan.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Hancurnya Dua Rumah Ditabrak Pesawat di San Diego California"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA