Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 07 Okt 2021 17:40 WIB

TRAVEL NEWS

PPKM Majalengka Naik ke Level 3, Objek Wisata Ditutup Lagi

Bima Bagaskara
detikTravel
Santri Ponpes di Majalengka Ikut Vaksinasi
Foto: Ilustrasi vaksinasi di Majalengka (Bima Bagaskara/detikcom)
Majalengka -

Status PPKM Majalengka harus kembali naik ke level 3. Kondisi ini membuat sejumlah aturan yang sebelumnya telah dilonggarkan, kini semakin diperketat lagi.

Salah satunya adalah di sektor pariwisata. Berdasarkan surat edaran Bupati Majalengka Nomor 443/1532/BPBD tertanggal 5 Oktober 2021, objek wisata di Majalengka harus ditutup sementara selama status PPKM Majalengka berada di Level 3.

"Aktivitas/kegiatan pada fasilitas umum (area publik, taman, alun-alun, tempat wisata alam maupun buatan, pasar kaget, area publik lainnya) ditutup sementara," tulis surat edaran tersebut seperti dilihat detikcom, Kamis (7/10/2021).

Saat dikonfirmasi detikcom, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengungkapkan naiknya status PPKM Majalengka ke Level 3 diakibatkan karena capaian vaksinasi yang masih rendah.

"Ternyata standarnya bukan dari masalah konfirmasi kasus tapi masalah vaksinasi. Vaksinasi kita masih rendah, baru 27-28 persen," kata Karna saat diwawancarai usai pelantikan MD-KAHMI Majalengka di Graha Sindangkasih.

Menurutnya masalah yang dihadapi Pemkab Majalengka saat ini adalah terbatasnya droping stok vaksin dari pemerintah pusat. Untuk itu Karna mengaku siap jika Pemkab Majalengka harus membeli vaksin secara mandiri demi percepatan vaksinasi.

"Kesulitannya bukan masalah vaksinator, bukan anggaran, bukan fasilitas. Tapi masalah droping vaksinnya. Vaksin ini kan dari pusat tapi yang kena imbasnya daerah, kalau bisa beli saya beli," tandasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Majalengka Agus Susanto menambahkan jika naiknya status PPKM Majalengka ke Level 3 diakibatkan karena rendahnya capaian vaksinasi. Ia menjelaskan saat ini capaian vaksinasi di Majalengka baru sekitar 42,92 persen.

"Rinciannya, 27,92 persen dosis pertama, 14,81 persen dosis kedua dan dosis ketiga baru 0,19 persen," katanya singkat.



Simak Video "Tiadakan Penyekatan, Cianjur Berlakukan Ganjil-Genap di Jalan Protokol"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA