Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 08 Okt 2021 11:14 WIB

TRAVEL NEWS

Aneka Drama Naik Pesawat, Lucu Dikenang, Haram Diulang Lah...

Ilustrasi wanita di bandara
Ilustrasi drama naik pesawat, pengalaman traveler seperti apa? Foto: Getty Images/izusek
Jakarta -

Naik pesawat terbang jadi salah satu pilihan moda transportasi traveler untuk liburan. Tapi apa daya, masalah teknis atau hal lainnya malah membuat perjalanan yang seharusnya menyenangkan jadi drama yang lucu dikenang tapi haram diulang.

Berbagai drama yang biasa terjadi saat naik maskapai di Indonesia, tak perlu sebut nama maskapainya ya lah, biar menjadi catatan sendiri untuk yang merasa.

Pertama drama soal check in, acapkali check in bermasalah, terutama saat pandemi Covid-19 yang biasanya terjadi saat pengecekan syarat-syarat kesehatan.

Traveler sudah menunggu lama sampai 3 jam lebih, masih antre pengecekan eh pesawat sudah keburu take off, gagal terbang deh. Mending kalau proses refund atau reschedule-nya gampang, coba bayangkan kalau si bos maskapai nggak mau tahu...

Traveler biasanya menyiasatinya dengan datang lebih awal, ada yang sampai 6 jam sebelum berangkat sudah duduk di lobby bandara. Jadi penerbangan misalnya jam 08.00 pagi, dini hari sudah nongkrong tuh di tempat ngopi bandara. Bapak-bapak nih biasanya yang suka begini.

Kemudian ada juga maskapai yang suka seenaknya mengatur jadwal penerbangan. Pesawat harusnya berangkat jam berapa tiba-tiba informasinya delay 2 jam, namun beberapa saat kemudian harus segera boarding, penumpang pun sibuk lari-lari kecil di bandara.

Atau ada juga drama pesawat berangkat lebih cepat dari jadwalnya, ya pernah terjadi. Saat semua penumpang sudah full, pesawat langsung capcus.. kita yang janjian dijemput siangan sama agen travel, terpaksa harus menunggu lebih lama di bandara.

Kedua drama soal bagasi, entah itu bagasinya nyasar atau datang telat. detikTravel sendiri beberapa kali sudah mengalami koper yang tadinya mulus terawat, saat keluar dari conveyor berjalan di bandara, lecet-lecet atau malah tragisnya sampai resleting bagasinya sampai copot gara-gara abang baggage handlingnya terlalu bersemangat.

Masih soal bagasi, detikTravel pernah mengalami bagasi salah naik pesawat, lho kok bisa? Ya karena penuh penerbangannya dan pesawat yang kami tumpangi ke Labuan Bajo pesawat kecil, bagasi kami jadi tidak tertampung dan harus ikut di penerbangan berikutnya, yang baru tiba keesokan harinya. Jadilah kami harus beli perlengkapan baju tambahan sampai ke urusan celana dalam. Kalau nggak beli gimana, sudah gatal!

Drama selanjutnya soal orang yang baru pertama kali naik pesawat, dan belum tahu bagaimana cara duduknya.

Ada keluarga yang jumlahnya 4 orang tiba-tiba langsung duduk manis di First Class yang nyaman padahal tiketnya sama dengan detikTravel yakni tiket ekonomi! Sang bapak beralasan, dia yang duluan tiba di pesawat jadi boleh duduk di mana saja.

Si penumpang First Class jelas protes dong pada awak kabin, dan si pramugari hanya mesem-mesem saja mengetahui insiden ini, dia harus menjelaskan secara sopan bagaimana duduk di pesawat sesuai tiket.

Drama berikutnya soal hajat. Rupanya ada juga penumpang yang belum pernah menggunakan toilet model yang biasa kita lihat di pesawat, kebingungan dia. Jadilah kotoran memenuhi lantai toilet pesawat dan saat pintu toilet terbuka kebayang kan baunya ke penumpang pesawat lain.

Insiden agak gimana gitu ini terjadi saat detikTravel menumpangi pesawat milik maskapai internasional, jadilah si pramugari itu harus bersih-bersih toilet, mungkin sambil nangis bombay ya... kok ada penumpang model begini.

Bagaimana pengalaman traveler, ada drama-drama saat naik pesawat yang bikin tersenyum dan haram diulang? Ayo berbagi di komentar.



Simak Video "Baru Lagi! Naik Pesawat dari dan ke Luar Jawa-Bali Wajib PCR"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA