Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 09 Okt 2021 05:01 WIB

TRAVEL NEWS

Viral! Traveler Ramai-ramai Protes ke Operator Tur MyPermataWisata, Ada Apa?

Operator tur yang ramai-ramai diprotes traveler.
Foto: (dok screenshoot)

Saat dilacak di Google, review pengguna operator tur MyPermataWisata mayoritas mengungkapkan kekecewaan.

Dilihat detikTravel, terdapat sekitar 179 review peninggalan traveler untuk operator wisata MyPermataWisata. Tak sedikit yang berkeluh kesah serupa dengan AA, dimana kekesalan itu dituangkan dalam 1 bulan terakhir.

"Saya telah memesan trip dari tahun 2020, sekarang 2021 hampir usai dan kami belum pergi kemana-mana. Ini adalah pertama dan terakhir kali kami menggunakan jasa mereka. Kami harap kalian bisa belajar dari pengalaman kami," tulis Nira**** tiga minggu lalu.

"Jangan percaya dengan operator trip ini. Scam! Sejak tahun lalu telah ada banyak trip dan enggak ada yang jalan," tulis lainnya.

"Travel TIDAK ADA KEJELASAN dari tahun 2020 tapi buat PROMO terusss di sosial media. Alasan ketidakjelasan selalu PPKM, PSBB, Pandemi dsbnya tapi buat promo terussss Komen di sosmed di-CLOSED sehingga tidak bisa komen apapun.

Email sengaja dibalas dengan jawaban mesin. Telepon tidak pernah diangkat. Disamperin ke kantornya, nihil karena tutup.

Reschedule dengan daftar ulang dan wajib bayar yang katanya refund. Tapi, lagi-lagi NIHIL.

HATI-HATI JANGAN TERGIUR JANGAN TERPERANGKAP," tulisan Susanti****

Hingga saat ini pihak detikTravel masih mencoba mengontak MyPermataWisata untuk meminta konfirmasi. Hanya seperti komentar di atas, pihak terkait membatasi komentar di laman Instagram dan Facebook resmi.

Di postingan terakhirnya MyPermataWisata hanya meminta traveler untuk mengirimkan ulang keluhan dan menyertakan detail pemesanan ke alamat e-mail office@mypermatawisata.com atau layanan CS Whatsapp Open Trip Service.

---

Berkaca dari kasus yang marak beberapa hari terakhir, detikTravel pernah merekomendasikan operator tur MyPermataWisata tahun 2017 silam. Hanya terkait kasus yang mengemuka belakangan, detikTravel telah melakukan revisi artikel dan tidak lagi menyebut nama operator tur terkait sebagai bentuk dukungan bagi para korban. Sekaligus menegaskan kalau detikTravel tidak memiliki hubungan kerja profesional dengan pihak terkait.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(rdy/fem)
BERITA TERKAIT