Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 12 Okt 2021 10:45 WIB

TRAVEL NEWS

Bali Targetkan 1.500 Wisman Setiap Hari

Sui Suadnyana
detikTravel
Pekerja membersihkan area hotel yang akan digunakan sebagai tempat karantina bagi wisatawan mancanegara di Hotel Griya Santrian, Sanur, Denpasar, Bali, Senin (11/10/2021). Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar menyiapkan 35 hotel untuk karantina yang telah lolos verifikasi dan penambahan sebanyak 20 hotel yang masih proses verifikasi sebagai tempat karantina untuk mengantisipasi lonjakan kedatangan wisatawan mancanegara yang mengunjungi Pulau Dewata menjelang dibukanya pariwisata Bali pada 14 Oktober 2021 mendatang. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/foc.
Bali (Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
Denpasar -

Bali menargetkan ada kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 1.000 hingga 1.500 orang per hari saat pintu penerbangan internasional melalui Bandar Udara Ngurah Rai dibuka. Namun, target itu diprediksi tidak dapat dicapai saat awal-awal pembukaan.

"Ya kita berharap sih di angka (kunjungan wisman ke Bali jumlahnya) 1000 (sampai) 1.500 per hari. Itu sudah bagus sekali," kata Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di Kantor DPRD Bali, Senin (11/10/2021).

"Tapi ya tahap awal mungkin masih jauh (dari angka itu)," imbuh dia.

Seperti diketahui, pintu penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai Bali bakal dibuka pada 14 Oktober mendatang. Namun hingga saat ini Cok Ace mengaku belum ada laporan mengenai booking kedatangan wisman waktu pembukaan tersebut.

"Saya kira belum ada laporan, apa yang datang pertama belum ada laporan," terangnya.

Namun menurut Cok Ace, dari dahulu sebenarnya sudah ada laporan dari berbagai perusahaan maskapai yang berencana melakukan penerbangan ke Bali. Sayangnya saat itu belum ada kepastian mengenai waktu pembukaan pariwisata Bali untuk wisman.

Karena itu pihak penerbangan meminta agar saat pintu wisman untuk Bali dibuka agar diumumkan satu bulan sebelumnya. Hal itu dilakukan agar wisatawan mempunyai waktu yang cukup untuk menyiapkan segala sesuatunya guna berlibur ke Bali seperti membeli tiket, mengurus visa dan sebagainya.

Menurut Cok Ace, beberapa wisatawan yang diprediksi dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT/China) bakal paling ramai ke Bali saat pinyu wisman dibuka. Tapi sayangnya, China masih memberlakukan aturan ketat bagi warga negaranya yang pulang.

"Mungkin China (yang paling mendominasi kunjungan), tapi China juga ada pengetatan wisatawannya yang kembali ke China, ya kan ada karantina juga bagi wisatawannya dia. Kalau orang China keluar kembali lagi ke negaranya cukup ketat juga," terang Cok Ace.



Simak Video "Acuan Pemerintah Pilih Negara Asal Turis Asing yang Boleh Masuk Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA