Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 04 Feb 2022 08:11 WIB

TRAVEL NEWS

Singkawang Bakal Punya Bandara, Masjid Raya hingga Rumah Adat Tionghoa

Suasana lampion di Singkawang menjelang Imlek
Foto: Ilustrasi Singkawang (Wahyu Setyo Widodo/detikTravel)
Singkawang -

Sebagai kota wisata, Singkawang akan membangun banyak infrastruktur baru yang memanjakan wisatawan, mulai dari bandara, masjid raya hingga rumah adat Tionghoa.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, membeberkan rencananya tentang pembangunan infrastuktur yang akan dilakukan di masa depan. Ada bandara baru, masjid raya hingga rumah adat Tionghoa.

"Mengenai infrastruktur, seperti bandara, kita sudah land clearing dan menghabiskan anggaran sebesar Rp 110 Miliar dan sudah siap dibangun runway," kata Chui Mie kepada detikTravel di kantornya, Jalan Firdaus No 1 Singkawang, awal pekan ini.

Selain bandara, Chui Mie juga akan membangun pasar Beringin. Nantinya di pasar ini, wisatawan bisa berkunjung, ngopi, bahkan berbelanja dengan nyaman.

"Yang akan kita lakukan adalah membangun pasar, yaitu Pasar Beringin. Proses sudah berjalan. Di Maret atau April sudah mulai pembangunan. Pasarnya bersih, kering. Pasar dimana pengantarnya bisa sambil ngopi, menunggu istrinya belanja dan bisa dikunjungi wisatawan di kota Singkawang," Chui Mie menjelaskan.

Tak kalah menariknya, Singkawang akan membangun 3 pintu gerbang dengan tema berbeda untuk menuju ke 3 kota yang berbatasan langsung dengan kota seribu kelenteng itu, yaitu Bengkayang, Sambas dan Pontianak.

"Kemudian yang akan kita bangun lagi pintu gerbang. Pintu gerbang dari Sambas masuk ke kota Singkawang yang bernuansa Melayu. Kemudian yang dari Bengkayang masuk ke Singkawang bernuansa Dayak. Kemudian yang Pontianak masuk Singkawang adalah nuansa Tionghoa," dia menambahkan.

Selain itu, Chui Mie juga akan membangun Masjid Raya yang lokasinya berada di depan Kantor Wali Kota Singkawang.

"Yang lagi proses dan harus selesai adalah Masjid Agung yang ada di depan kantor Wali Kota, dengan biaya kurang lebih Rp 50 Miliar. Ini yang harus diselesaikan di akhir tahun 2022," dia menegaskan.

Terakhir, ada rumah adat Tionghoa yang juga akan dibangun Chui Mie. Dia berharap semuanya akan berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

"Terakhir adalah Rumah Adat Tionghoa. Mohon doanya, semoga apa yang kami rencanakan, yang kami targetkan bisa selesai tepat waktu," pungkasnya.



Simak Video "Wali Kota Singkawang Sebut Amoy Sebagai Pahlawan Keluarga"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA