Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 15 Apr 2022 04:43 WIB

TRAVEL NEWS

Tega Banget, Turis Ganggu Lumba-lumba sampai Tewas

Putu Intan
detikTravel
lumba-lumba
Ilustrasi lumba-lumba. Foto: (AFP)
Jakarta -

Seekor lumba-lumba yang terdampar di pantai Texas akhirnya tewas usai sekelompok turis mengganggunya. Mereka bahkan sempat mencoba untuk menungganginya.

Dilansir dari Insider, Jumat (15/4/2022) insiden ini pertama kali dilaporkan kelompok nirlaba Texas Marine Mammal Stranding Network melalui Facebook mereka. Insiden itu diketahui terjadi pada Rabu kemarin.

Menurut kelompok tersebut, seekor lumba-lumba betina ditemukan terdampar di Pantai Quintana, Texas pada Minggu malam. Saat itu, lumba-lumba tersebut masih hidup.

Namun organisasi tersebut mengatakan sejumlah turis di pantai mendorong lumba-lumba kembali ke laut. Mereka bahkan mencoba berenang dan menunggangi lumba-lumba ini.

"Dia akhirnya terdampar dan dilecehkan oleh kerumunan orang di pantai. Dia kemudian mati sebelum penyelamat tiba di tempat kejadian," tulis kelompok itu.

"Pelecehan ini menyebabkan tekanan yang tidak semestinya pada lumba-lumba liar, berbahaya bagi orang-orang yang berinteraksi dengan mereka, dan dapat dihukum dengan denda serta hukuman penjara jika terbukti bersalah," sambungnya.

Kelompok itu kemudian memohon pada turis pantai untuk tidak mendorong lumba-lumba atau paus hidup yang tengah terdampar untuk kembali ke laut. Mereka dapat membantu dengan menghubungi pihak yang berwenang menyelamatkan satwa.

Menurut pedoman Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) tentang kehidupan laut dalam kesulitan, orang yang melecehkan lumba-lumba dapat didenda hingga USD 11.000 dan menghadapi hukuman penjara hingga satu tahun.

"Memberi makan atau melecehkan mamalia laut liar termasuk lumba-lumba, paus, anjing laut, singa laut, dan manate adalah ilegal," begitu bunyi pedoman NOAA.

"Demi kesehatan dan kesejahteraan hewan-hewan ini dan untuk keselamatan Anda, tolong jangan memberi makan, berenang dengan, atau mengganggu hewan laut ini. Kami mendorong Anda untuk mengamati mereka dari jarak setidaknya 50 yard (150 kaki)," katanya.

NOAA juga mencatat pada Juli 2021 bahwa mereka semakin khawatir dengan minat publik yang meningkat pada lumba-lumba di lepas Pulau Padre Utara, Texas.

Dalam sebuah artikel bulan itu, kantor penegakan hukum NOAA mengatakan bahwa personelnya, bekerja sama dengan Departemen Taman dan Margasatwa Texas, akan meningkatkan patroli dan menyelidiki orang-orang yang berinteraksi secara ilegal dengan lumba-lumba dengan melecehkan, memberi makan, atau mengganggu mereka.

Ini terjadi setelah insiden ketika orang mencoba untuk melompat, berenang bersama, dan membelai seekor lumba-lumba yang menghuni kanal di dekat Pulau Padre Utara.



Simak Video "Penampakan Kemunculan Lumba-lumba di Perairan Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA