Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 02 Mei 2022 20:24 WIB

TRAVEL NEWS

May Day! Libur Panjang di China Tanpa Tempat Wisata

bonauli
detikTravel
Covid di China: Lockdown diperketat di Shanghai, pintu dipasang alarm, apa yang terjadi di sana?
China lockdown wilayah Shanghai (BBC World)
Jakarta -

Umat muslim dunia sedang berbahagia karena Hari Kemenangan di awal bulan Mei. Tapi tidak dengan China, mereka masih terus bergulat dengan lockdown.

Hari buruh di China juga jatuh bertepatan di awal bulan Mei. Tak cuma sehari, di China May Day atau hari buruh berlangsung selama 5 hari.

Sebelum pandemi, liburan Hari Buruh biasanya jadi waktu tersibuk, baik untuk perjalanan dan acara kumpul-kumpul. Namun sejak covid-19, liburan menjadi sedikit berbeda.

Dikutip dari Reuters, kali ini warga China harus berdiam diri di rumah. Pemerintah menutup tempat-tempat wisata di tengah kebijakan lockdown.

Tak ada sorak gembira dari Universal Studio yang tersohor. Bahkan acara makan besar dengan keluarga di restoran pun dilarang. China masih senyap.

Pemerintah China juga mewajibkan warga menunjukkan hasil tes negatif covid-19 untuk mengakses tempat-tempat umum.

Usai libur hari buruh usai pun, pekerja dan anak-anak sekolah diminta menunjukkan hasil tes negatif covid-19 dengan pengambilan sampel 48 jam sebelumnya. Hasil tes itu akan menjadi syarat pekerja kembali ke kantor dan anak-anak kembali ke sekolah.

Hasil tes juga akan menjadi syarat warga untuk masuk ke semua tempat umum, termasuk transportasi umum. Pejabat setempat berkata semua warga wajib tes covid-19 minimal seminggu sekali.

China memberlakukan lockdown di Shanghai dan memperketat pengawasan di Beijing terutama jelang libur panjang.

Pejabat Beijing sudah menggelar tes massal, mengunci mobilitas warga, menutup sekolah dan kebijakan-kebijakan lain yang mungkin makin ketat setelah liburan nanti.

Banyak pemerintah daerah melarang penduduk untuk meninggalkan kota kecuali benar-benar penting. Karantina panjang diberlakukan buat orang yang datang dari daerah di mana kasus covid-19 dilaporkan.

Kementerian Transportasi China memperkirakan sekitar 100 juta perjalanan akan dilakukan selama liburan atau turun 62 persen dari tahun lalu.

Beijing melaporkan sebanyak 59 infeksi lokal pada Minggu (1/5). Ini jadi jumlah kasus harian tertinggi yang tercatat di sana. Sejak 20 April 2022, kota ini sudah melaporkan lebih dari 300 kasus covid-19.

Sementara itu, Shanghai melaporkan sebanyak 7.872 kasus lokal. Sejak 13 April 2022, kasus harian di Shanghai menunjukkan tren penurunan. Kemudian, terdapat sebanyak 38 kasus kematian baru, sehingga total kasus kematian menjadi 422.



Simak Video "100 Ribu Turis yang Kena Lockdown di China Kini Sudah Pulkam"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA