Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 25 Mei 2022 22:03 WIB

TRAVEL NEWS

Minimnya Tempat Peristirahatan untuk Sopir di Destinasi Wisata

Bus wisatawanan. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Foto: Ilustrasi bus pariwisata (Dikhy Sasra)
Jakarta -

Kelelahan menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan bus pariwisata. Ditambah kurangnya peristirahatan untuk sopir di tempat wisata.

Menurut Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), sebesar 80 persen kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor kelelahan. Selain itu ada faktor gagal pengereman di daerah perbukitan atau pegunungan.

Berbicara soal kelelahan, banyak destinasi wisata yang tidak memiliki tempat peristirahatan untuk sopir. Selain itu, waktu kerja sopir juga begitu panjang.

"Kalau wisata ziarah ya, tempat-tempat ritual ziarah-ziarah bagi umat Islam dari yang pertama ini tidak menginap rata-rata dia tiga hari dua malam, pengemudinya itu satu, nah ini yang menjadi persoalan, tentunya memang murah," kata Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno dalam Webinar Edukatif Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan, Rabu (25/5/2022).

"Jelas pengemudinya juga tidurnya ya dia tidak bisa nyaman. Ini yang menjadi persoalan kita, murah ya tiga hari dua malam dia tidak melakukan penginapan yang resmi," tambahnya.

Tempat peristirahatan pengemudi masih begitu minim. Ada satu destinasi yang menyediakan fasilitas ini, yaitu di kawasan Ancol.

"Tempat istirahat pengemudi ini setahu saya baru satu yang untuk di Ancol Jadi cukup lumayan bagus ya sudah ke sana nyaman tapi banyak yang tidak melakukan itu," kata Djoko.

Djoko menuturkan anjuran terkait adanya tempat peristirahatan pengemudi sudah disampaikan. KNKT sudah menyurati Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Nah ini sebenarnya masuk dalam SPM (Standar Pelayanan Minimal) dari Kementerian Pariwisata jadi sudah di luar Kementerian Perhubungan. KNKT sudah beberapa kali menyurati namun sampai sekarang juga belum ada imbasnya," tuturnya.



Simak Video "Respons Sandiaga Uno atas Maraknya Kecelakaan Bus Pariwisata"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA