Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 28 Jun 2022 14:45 WIB

TRAVEL NEWS

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, 2 Penumpang Meninggal Dunia

Tim detikcom
detikTravel
Sebuah Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi tenggelam di Selat Makassar. KM tujuan Kepulauan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep itu membawa 43 penumpang
Foto: Ilustrasi kapal tenggelam (dok. detikcom)
Labuan Bajo -

Satu unit kapal wisata dilaporkan tenggelam di perairan Labuan Bajo. Kabarnya, ada 8 orang wisatawan di dalam kapal tersebut. 2 Korban dinyatakan meninggal dunia.

Insiden kapal tenggelam terjadi di dalam wilayah Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (28/6/2022) pagi.

Dikutip dari Antara, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo Hasan Sadili mengatakan kini kapal tersebut dalam proses evakuasi.

"Saat ini sedang dilakukan evakuasi," kata Hasan

Berdasarkan informasi terkini yang diperoleh, kapal wisata bernama Tiana ini membawa 8 orang penumpang yang hendak belayar dalam kawasan TNK. 2 Orang wisatawan dikabarkan meninggal dunia, dan satu korban lain sedang dalam pencarian.

Namun, Hasan belum bisa memberikan keterangan detail terkait dengan kejadian dan korban kapal tenggelam tersebut.

"Detailnya belum karena masih crowded," kata dia singkat.

Taman Nasional Komodo saat ini memang tengah jadi sorotan. Terlebih ada isu tiket masuk ke TN Komodo menjadi Rp 3,75 juta per orang.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Alue Dohong pun membantah kabar bahwa tiket itu akan diterapkan pada 1 Agustus 2022.

"Itu kan kajian dulu. Kita uji cobalah kajian dulu. Kita sosialisasi ya," terang dia.

"Nanti hasil itu kita evaluasi, gitu lho. Mana yang harus diperbaiki dan mana yang tidak," kata dia.


---

Artikel ini sudah naik di detikbali dan bisa dibaca selengkapnya di sini.



Simak Video "Siloam Hospital Labuan Bajo Sediakan Layanan Wisata Kesehatan Internasional"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA