Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 01 Okt 2022 05:02 WIB

TRAVEL NEWS

Sayap Pesawat Penuh Lakban, Penumpang Perlu Khawatir atau Tidak?

bonauli
detikTravel
Pesawat penuh lakban
Pesawat penuh lakban (David Wakeham/Twitter)
Jakarta -

Seorang penumpang kaget bukan main dengan pemandangan yang dilihatnya. Duduk di sisi jendela pesawat, dia lihat sayap pesawat ditambal lakban.

Dilansir dari News Australia, seorang penyanyi opera Australia David Wakeham menjadi salah satu penumpang dalam penerbangan Boeing 787-9 Dreamliner.

Saat duduk di dalam pesawat, dia melihat pemandangan tak biasa dari jendela. Sayap pesawat dipenuhi dengan lakban berwarna abu-abu.

"Saat memilih maskapai penerbangan favorit Anda, pilihlah dengan bijak. Untung sebelum keselamatan," tulis dia dalam media sosial.

Banyak yang bilang bahwa lakban di badan pesawat biasa digunakan untuk menutupi cat yang mengelupas. Karena cat yang mengelupas membuat tampilan pesawat jadi lebih menyeramkan dan menakutkan bagi penumpang.

Menurut Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Departemen Transportasi AS dalam laporan tahun 2020, dikatakan bahwa pesawat Boeing 787-9 telah diidentifikasi sebagai "rentan terhadap kegagalan adhesi cat karena kerusakan sinar Ultra Violet (UV)".

Air New Zealand jadi salah satu maskapai yang menggunakan unit pesawat ini. Mereka mengatakan bahwa pengelupasan cat pada sayap pesawat Boeing 787-9 adalah masalah global.

"Pengupasan tidak mempengaruhi integritas struktural sayap, dan tidak mempengaruhi keselamatan penerbangan," kata juru bicara Boeing kepada publikasi penerbangan Simple.

Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) menanggapi dengan mengatakan masalah cat tidak mempengaruhi struktur pesawat atau menimbulkan risiko lain.

Demikian pula, Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil Australia (CASA) mengatakan tidak ada risiko yang ditimbulkan kepada penumpang ketika perbaikan pita dilakukan pada pesawat.

"Setiap perbaikan, termasuk perbaikan pita sementara, harus dilakukan sesuai dengan instruksi perawatan yang disetujui," kata juru bicara CheckMate.

Pesawat yang viral itu awalnya dianggap milik Qantas. Namun seorang juru bicara mengatakan kepada news.com.au bahwa perusahaan tidak yakin itu salah satu dari mereka.

Dipastikan pengelupasan cat pada sayap pesawat Boeing 787 yang beroperasi lebih dari empat tahun tidak jarang terjadi dan telah dicatat di maskapai penerbangan di seluruh dunia.



Simak Video "Penumpang Pesawat Domestik Enggak Perlu Tes Antigen-PCR, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA