Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 02 Jan 2023 20:05 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga Minta Dispar Bogor Tinjau Wisata Gunung Pancar yang Kelewat Mahal

Putu Intan
detikTravel
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meminta Dinas Pariwisata Bogor untuk meninjau tempat wisata yang kelewat mahal di Gunung Pancar. Hal ini harus segera diperbaiki.

Destinasi wisata yang harga tiketnya mahal tapi tak sesuai dengan fasilitas yang ditawarkan tentu bikin wisatawan tak nyaman. Inilah yang terjadi di Pemandian Air Panas Gunung Pancar, Bogor.

Testimoni buruk dari wisatawan lantas viral di media sosial. detikcom juga sempat meninjau langsung tempat wisata tersebut dan menemukan kesan serupa.

Sandiaga mengatakan, masalah tersebut harus segera diatasi karena saat ini kawasan Gunung Pancar dan Sentul menjadi destinasi incaran wisatawan dari Jabodetabek. Jangan sampai kekecewaan wisatawan ini terus berlanjut.

"Kami menginstruksikan seluruh dinas pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya Jawa Barat, Disparekraf Kota dan Kabupaten Bogor melakukan pembinaan terhadap pelaku pariwisata di daerahnya karena di sini ada pengelola kolam air panas di Gunung Pancar Bogor yang ternyata pelayanan terhadap wisatawannya belum oke banget," kata Sandiaga dalam jumpa pers secara daring, Senin (2/1/2023).

"Seiring dengan peningkatan pariwisata di Sentul dan Gunung Pancar Bogor yang terus kita promosikan dan berhasil menarik wisatawan Jabodetabek sesuai dengan konsep personalize, localize, customize, and smaller size maka fasilitas perlu ditingkatkan. Keberhasilan perlu kita kawal momentumnya dan kta minimalisir praktik-praktik yang merugikan wisatawan," imbuhnya.

Sebelumnya, detikcom sempat menengok langsung kondisi Pemandian Air Panas Gunung Pancar pada Kamis (28/12/2022). Memang kesan pertama yang terasa adalah banyaknya tiket yang harus dibeli.

Pertama, kami harus membeli tiket masuk Taman Wisata Alam Gunung Pancar milik Perhutani. Harganya Rp 5.000 per orang untuk hari biasa dan Rp 7.500 per orang saat akhir pekan. Karena datang menggunakan mobil, kami juga harus membayar Rp 10 ribu untuk kendaraan roda empat.

Setelah itu, kami harus membayar tiket masuk Pemandian Air Panas Gunung Pancar sebesar Rp 20 ribu per orang. Tiket tersebut dibayar di gerbang masuk kawasan wisata ini.

Namun ternyata, untuk bisa berendam di kolam air panas, kami kembali harus merogoh kocek. Di sana ada kolam umum yang harganya Rp 10 ribu per orang dan kolam privat Rp 100 ribu per kelompok per jam.

Jika ditotal, kami datang berempat dan ingin berendam di kolam umum harus membayar sebesar Rp 150 ribu. Harganya tidak sebanding dengan fasilitas yang ditawarkan, di mana hanya ada 2 kolam privat, jalanan yang rusak dan becek.

(pin/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA