Conde Nast Traveler seperti dilihat, Senin (15/7/2013) mewawancarai pakar penerbangan AS dan para korban selamat dari kecelakaan pesawat. Mereka lantas menghimpun 10 cara yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri dari pesawat:
1. Dengar baik-baik arahan pramugari
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Hitung baris bangku menuju pintu darurat
Ingat-ingat, dimana pintu darurat terdekat dari posisi Anda duduk. Hitung ada berapa baris bangku menuju pintu darurat. Dalam evakuasi sesungguhnya, Anda harus berpikir cepat. Ketika nanti pintu darurat macet, Anda sudah tahu pintu darurat di sisi lain pesawat.
3. Peragakan posisi benturan
Posisi benturan jangan hanya dilihat-lihat gambarnya saja di kartu petunjuk keselamatan. Coba peragakan posisi benturan yang ada pada gambar. Tidak ada waktu untuk melihat kartu keselamatan kalau benar-benar terjadi benturan di pesawat.
4. Tinggalkan barang berharga
Pastikan barang terpenting sudah ada di dompet Anda sebelum terbang, yaitu KTP, uang tunai, kartu kredit dan kartu identitas penting lainnya. Dokumen lain seperti paspor ada di kantung traveling atau travel pouch yang biasa dibelit di badan.
Sisanya, tinggalkan saat evakuasi pesawat! Meskipun itu laptop berisi dokumen penting atau barang mahal lainnya, nyawa Anda lebih penting.
5. Ada asap, merunduk!
Kalau muncul asap di pesawat seperti kasus Asiana Airlines, berjalanlah merunduk. Posisi kepala direndahkan, tutup mulut dan hidung dengan sapu tangan atau kain lain.
6. Jangan pakai baju berbahan sintetis
Jangan pakai baju berbahan sintetis saat terbang dengan pesawat. Baju berbahan katun, wool, denim bahkan kulit lebih melindungi kulit Anda dari panas.
7. Jangan pakai baju ketat dan rok mini
Baju ketat dan rok mini mungkin membuat Anda tampak seksi. Namun dalam evakuasi pesawat, ini baju yang bisa menghambat pergerakan Anda. Pakailah baju long dan celana panjang.
8. Jangan pakai sendal dan high heels
Pakailah sepatu tanpa hak, atau berhak rendah ketika terbang dengan pesawat terbang. Sendal tidak melindungi kaki Anda dari api dan sepatu high heels akan menyulitkan proses evakuasi, selain juga bisa merobek balon seluncuran karet di pintu darurat.
9. Melompat yang benar di seluncuran karet
Pintu darurat memiliki seluncuran karet agar penumpang bisa keluar dengan cepat tanpa tangga. Melompatlah yang benar. Lompat di bagian tengah seluncuran, tangan dilipat di dada, kaki dirapatkan. Jangan duduk, karena Anda akan turun lebih lambat.
10. Jangan pakai stocking
Jangan pakai stocking. Saat meluncur keluar di pintu darurat, gesekan seluncuran dengan stocking akan membuat kulit lecet.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
Penundaan Massal di Bandara-bandara AS, Ada Apa?
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi