Saat Snorkeling, Perhatikan 4 Hal Terkait Lingkungan
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Snorkeling

Saat Snorkeling, Perhatikan 4 Hal Terkait Lingkungan

- detikTravel
Kamis, 22 Mei 2014 15:30 WIB
Saat Snorkeling, Perhatikan 4 Hal Terkait Lingkungan
Ilustrasi (Shafa/detikTravel)
Jakarta - Asyiknya snorkeling kadang membuat traveler lupa diri bahwa ada lingkungan yang harus tetap dijaga dan dilindungi. Berikut 4 hal terkait lingkungan yang harus diperhatikan saat snorkeling.

Miss Scuba International tahun 2011, Dayu Hatmanti berbagi tips dan informasi mengenai bagaimana menjaga lingkungan sambil tetap asyik menikmati alam nan indah. Menurutnya, meski snorkeling hanya menjelajah permukaan air laut saja, namun tetap harus memperhatikan lingkungan.

Disusun detikTravel, berikut 4 hal yang harus diperhatikan saat snorkeling, menurut Dayu Hatmanti:

1. Jangan berpijak pada karang

Banyak traveler yang tidak sadar sering menginjak karang saat snorkeling. Apalagi tidak dengan kaki langsung, melainkan dengan fin. Terlebih saat jarak antara karang dan permukaan terlalu dekat, pasti tidak sadar fin terkena karang.

"Padahal karang itu sangat rentan, tumbuhnya lama, sekali kena sentuhan tangan manusia saja bisa langsung mati," ujar Dayu.

Jadi, jangan sampai merusak karang dengan berpijak secara sengaja atau tidak sengaja. Juga, usahakan untuk tidak menyentuh karang, baik untuk berpegangan atau hanya karena penasaran saja.

2. Jangan memberi makan ikan

Saat sebuah destinasi snorkeling sudah terkenal, banyak yang menawarkan pakan ikan untuk memanggil ikan. Padahal, memberi makan ikan bisa merubah eksosistem yang sudah tercipta.

"Kalau memberi makan ikan, itu bisa merubah habit ikannya," lanjut Dayu.

Jadi tak perlu memberi makan ikan jika ingin memanggil ikan. Nikmati saja pemandangan yang ada di sana secara alami, jika hanya ada sedikit ikan yang seliweran, masih ada terumbu karang yang bisa dinikmati keindahannya.

3. Ambil sampah yang ditemui

Jangankan di bawah laut, di daratan saja tidak boleh buang sampah sembarangan. Namun entah mengapa, masih banyak saja sampah yang ditemui di laut. Daripada menambahnya, ada baiknya bantu membersihkannya.

"Kalau ada sampah di laut, diambil saja," kata Dayu.

Misal kebetulan melihat sampah plastik mengambang, tak ada salahnya mengambil dan membuangnya ke tempat sampah. Begitu juga saat ada sampah yang tenggelam di antara terumbu karang, jangan ragu untuk memungutnya.

"Apalagi sampah plastik, tidak cuma mengotori, tapi juga bisa membunuh biota yang ada di laut," lanjutnya.

4. Menangkap biota laut: Memalukan

Banyak sekali traveler yang bisa dengan bangga mengabadikan momennya snorkeling sambil menyentuh atau menangkap biota laut. Ketahuilah, hal itu sama sekali tidak keren.

"Snorkeling boleh, tapi jangan memegang biota laut, apapun. Itu sama sekali tidak keren, hal itu malah memalukan," tegas Dayu.

Masalahnya, menyentuh biota laut sama dengan merusaknya, malah bisa membunuhnya. Seperti menyentuh terumbu karang, atau menangkap bintang laut. Cukupkan diri dengan menikmati keindahan laut tanpa menyentuhnya. Belajarlah jadi traveler yang lebih bertanggung jawab atas lingkungan.


(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads