10 Hal Perlu Diketahui tentang Jepang, Cara Pakai Sumpit Sampai Buang Sampah

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

10 Hal Perlu Diketahui tentang Jepang, Cara Pakai Sumpit Sampai Buang Sampah

Nyimas Amrina Rosada - detikTravel
Senin, 06 Apr 2026 14:11 WIB
Visitors ride boats next to blooming cherry blossoms at Chidorigafuchi Park in Tokyo, Japan, April 3, 2026. REUTERS/Kim Kyung-Hoon      TPX IMAGES OF THE DAY
Ilustrasi Taman Chidorigafuchi di Tokyo. Foto: REUTERS/Kim Kyung-Hoon
Jakarta -

Berkunjung ke Jepang menjadi impian banyak wisatawan, termasuk dari Indonesia. Selain menawarkan keindahan alam, budaya yang unik, hingga teknologi yang maju, Jepang juga dikenal memiliki aturan dan etika yang cukup berbeda dari negara lain.

Melansir BBC, Senin (6/4/2026), seorang jurnalis asal Jepang, Mizuki Uchiyama, membagikan ilmu tentang perbedaan budaya, regional, dan etiket sehari-hari yang dilakukan oleh masyarakat Jepang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Jepang, gestur kecil itu penting. Negara ini memiliki banyak aturan etiket yang tidak tertulis sehingga penting bagi wisatawan untuk memahami kebiasaan setempat agar menjadi turis yang bertanggung jawab dan saling menghargai:

10 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum ke Jepang

ADVERTISEMENT

1. Cara Menggunakan Sumpit dan Mangkuk

Sumpit merupakan alat makan utama di Jepang dan penggunaannya memiliki aturan khusus. Hindari menancapkan sumpit di nasi atau memindahkan makanan dari sumpit ke sumpit karena dianggap tidak sopan dan berkaitan dengan ritual pemakaman. Saat tidak digunakan, letakkan sumpit di sandarannya atau di atas mangkuk. Selain itu, biasakan mengangkat mangkuk saat makan, karena membungkuk terlalu dekat ke mangkuk dianggap kurang etis.

2. Menyeruput Makanan Diperbolehkan

Di Jepang, menyeruput mie bukanlah hal yang dianggap tidak sopan. Justru, cara ini dianggap wajar saat menikmati hidangan seperti ramen atau udon. Kebiasaan ini sudah ada sejak zaman Edo, ketika mi sering dijadikan makanan cepat saji. Menyeruput dipercaya bisa membuat rasa mie dan kuah lebih menyatu, sekaligus membantu mendinginkan mi yang masih panas sehingga lebih nyaman disantap.

3. Perhatikan Istilah di Restoran

Saat makan di restoran di Jepang, traveler tidak harus bisa berbahasa Jepang. Namun, mengetahui beberapa frasa sederhana bisa membuat pengalaman jadi lebih menyenangkan. Untuk memanggil pelayan, kamu bisa mengatakan "sumimasen" (permisi).

Saat memesan, tambahkan "onegaishimasu" agar terdengar lebih sopan. Sebelum makan, biasanya orang Jepang mengucapkan "itadakimasu" sebagai bentuk rasa syukur. Setelah selesai, ucapkan "gochisousama" untuk berterima kasih atas hidangan yang disajikan.

4. Jangan Memberi Tip

Di Jepang, memberi tip bukanlah kebiasaan. Bahkan, meninggalkan uang tambahan bisa membuat pelayan bingung karena pelayanan yang baik sudah dianggap sebagai bagian dari pekerjaan. Bentuk apresiasi biasanya ditunjukkan lewat sikap sopan, bukan uang.

Selain itu, menghabiskan makanan di piring dianggap sebagai tanda menghargai makanan. Berbeda dengan beberapa negara lain, di Jepang, sisa makanan jarang dibawa pulang, jadi sebaiknya pesan secukupnya saja.

5. Pahami Sapaan, Tidak Perlu Dijawab

Saat masuk ke toko di Jepang, pengunjung biasanya akan disambut dengan ucapan "irasshaimase" yang berarti "selamat datang." Di restoran kasual, sapaan ini sering diucapkan dengan suara lantang dan penuh semangat. Ucapan tersebut tidak perlu dibalas. Cukup beri anggukan kecil atau senyuman sebagai tanda menghargai sambutan tersebut.

6. Kecilkan Volume Suara

Transportasi umum di Jepang seperti kereta dan bus dikenal nyaman dan tepat waktu. Namun, tempat ini juga dianggap sebagai ruang yang tenang oleh sebagian penumpang. Karena itu, berbicara keras atau menerima telepon sangat tidak dianjurkan. Penumpang sebaiknya mematikan suara ponsel dan menggunakan headphone. Jika harus menerima panggilan, tunggulah hingga turun dari kendaraan. Sikap ini adalah salah satu bentuk menghormati kenyamanan penumpang lain.

7. Jangan Makan di Transportasi Umum

Di Jepang, makan sambil berjalan atau di transportasi umum umumnya kurang disukai. Sebaiknya makanan dikonsumsi di dekat tempat membelinya atau di area seperti bangku taman agar tidak mengganggu orang lain. Namun, aturan ini lebih santai di kereta jarak jauh seperti Shinkansen. Di sana, makan justru diperbolehkan, bahkan banyak penumpang menikmati bento selama perjalanan.

8. Simpan Sampah

Jepang dikenal sebagai negara yang sangat menjaga kebersihan, meski tempat sampah umum cukup jarang ditemukan. Hal ini karena masyarakat terbiasa membawa pulang sampah mereka sendiri sebagai bentuk tanggung jawab bersama. Jika benar-benar membutuhkan tempat sampah, biasanya bisa ditemukan di toko, stasiun kereta, atau dekat mesin penjual otomatis.

9. Etika di Tempat Pemandian Air Panas

Tempat pemandian air panas atau onsen jadi destinasi populer untuk dikunjungi wisatawan saat di Jepang. Tempat ini juga memiliki aturan khusus yang perlu diperhatikan. Pengunjung biasanya mandi tanpa pakaian, dan sebelum masuk ke kolam, wajib membersihkan diri terlebih dahulu. Bagi yang berambut panjang, sebaiknya diikat agar tetap rapi. Selain itu, bagi yang memiliki tato, sejumlah onsen membatasi pengunjung yang bertato karena sering dikaitkan dengan kelompok yakuza.

10. Perhatikan Etika di Jalan

Di Jepang, ada aturan tidak tertulis saat menggunakan eskalator. Di Tokyo dan wilayah timur, orang biasanya berdiri di sisi kiri dan memberi jalan di kanan. Sementara di Osaka dan wilayah barat, justru sebaliknya. Jika bingung, cukup ikuti kebiasaan orang di sekitar. Wisatawan memang tidak harus menghafal semua aturan, tapi memahami hal-hal kecil seperti ini bisa membantu menghargai budaya setempat dan membuat perjalanan jadi lebih nyaman.

Dengan memahami berbagai kebiasaan dan etika di Jepang, perjalanan tidak hanya terasa lebih nyaman, tetapi juga membantu wisatawan beradaptasi dengan budaya setempat. Jangan lupa diterapkan!

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Imbas Perang AS-Iran, Jepang Hidupkan Lagi PLTN Biar Hemat LNG"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads