Dengan grade III-IV menjadikan sungai ini populer digunakan sebagai lokasi olah raga arung jeram. Pada 20 Oktober 2010 kami berkesempatan mengarungi jeram-jeram sungai ini. Sangat seru dan menyenangkan, apalagi kami ditemani para atlet rafting Sulut yang tak perlu ditanya lagi kehandalannya.
Satu hal yang menarik perhatian kami adalah adanya susunan-susunan batu misterius di pinggiran Sungai Nimanga. Terdiri dari sebuah batu besar sebagai dasar dan batu-batu yang lebih kecil di atasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penduduk setempat meyakini susunan batu-batu ini membantu mencegah air sungai meluap membanjiri daerah tepi sungai. Entah siapa yang melakukannya. Apakah perlu ilmu dan mungkin kesaktian khusus? Misteri yang menarik untuk dicari jawabannya.
Di tengah perjalanan kami menepi dan mencoba membuat susunan serupa. Ternyata tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Berarti tidak perlu kesaktian untuk membuatnya. Tetapi agaknya lebih menarik jika misteri tetap dibiarkan menjadi misteri di Sungai Nimanga ini...
Jelajah, Cerita, Cinta.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Turis Adu Jotos di Kereta gegara Persoalan Sepele, Penumpang Lain Kena Imbas