Perjalanan menuju Lokasado bisa Anda tempuh dengan bus selama 6 jam dari Kota Banjarmasin. Perjalanan yang terasa lama akan dibayar dengan impas oleh petualangan mengarungi Sungai Amandit dengan bamboo rafting. Di Loksado juga terdapat suku Dayak Meratus, sehingga Anda bisa belajar banyak budaya asli Suku Dayak di sana.
Bambu yang digunakan adalah bambu yang berada di hutan Loksado. Awalnya, masyarakat menggunakan rakit bambu untuk mengirim bambu-bambu tersebut ke kota. Ternyata, kegiatan rakit bambu dari masyarakat Suku Dayak Meratus ini menjadi daya tarik bagi traveler. Dengan uang Rp 200.000 untuk sekali perjalanan dengan bamboo rafting, Anda bisa mengarungi Sungai Amandit selama 2 jam. Bagi Anda yang suka fotografi, pemandangan di sekitar sungai Amandit adalah lokasi yang cocok untuk berburu foto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama mengarungi sungai Amandit dengan bamboo rafting, Anda akan ditemani oleh hawa pegunungan yang sejuk, menikmati pemandangan hutan Kalimantan yang menawan, menyaksikan kehidupan suku Dayak Meratus di pinggir sungai, dan merasakan jernih dan liarnya Sungai Amandit.
Selama perjalanan bamboo rafting, sesekali Anda akan merasakan ketenangan saat melawati arus yang tenang. Namun, saat menjumpai arus deras dan batu-batu besar, siapkan adrenalin Anda. Perjalanan selama 2 jam benar-benar akan memberikan sensasi petualangan berbeda yang pernah Anda dapatkan. Namun, jangan khawtir soal kemanan, bambu yang digunakan adalah bambu yang besar dan kuat. Sehingga Anda dapat melakukan pertualangan dengan aman.
Bamboo rafting sudah menjadi ciri khas dari Kota Loksado. jika berkunjung ke Kalimantan, cobalah arung jeram yang berbeda ini bersama keluarga atau teman Anda.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Tragedi Papua, Penerbang Senior Angkat Bicara soal Risiko Terbang di Daerah Rawan