Ada Fenomena Alam yang Unik di Tanjung Api, Sulteng
Rabu, 27 Jul 2016 11:20 WIB
Utami Suprasanti
Jakarta - Di Sulawesi Tengah ada Tanjung Api yang unik. Kabarnya, hanya dengan mengeruk tanah di Tanjung Api, dengan sendirinya ada api yang menyala.Ampana, salah satu kota yang terletak di Sulawesi Tengah. Kota ini bisa dijangkau melalui Palu, lalu disambung perjalanan darat kurang lebih 8 jam. Atau melalui Luwuk dan sambung perjalanan darat kurang lebih 4 jam.Sudah ada bandara memang, tapi informasi terakhir setelah kunjungan kami, bandara sedang off-duty dulu karena satu dan lain hal. Terakhir, bisa melalui Gorontalo lalu menuju Wakai lanjut ke Ampana. Wakai itu pulau di Kepulauan Togean dan bisa diakses menggunakan Kapal Ferry selama 12 jam.Ampana kota kecil. Bisa dikelilingi dalam waktu singkat menggunakan ojek motor. Ampana sebenarnya pintu masuk menuju surga kecil bernama Togean. Belum setenar Wakatobi atau Bunaken yang sama-sama di Sulawesi memang.Di Ampana sudah ada penginapan dan cottages yang letaknya sangat strategis dan indah karena tepat berada di depan pantai. Range harganya lumayan ramah di kantong para backpacker macam kami. Jadi, nggak selamanya backpacking itu harus susah.Aktivitas yang bisa dilakukan selama di Ampana adalah snorkeling di depan cottages, mencicipi kuliner lokal di pasar sore dan makan seafood segar nan murah. Tempat wisata yang sangat direkomendasikan oleh warga lokal di sini adalah Tanjung Api.Disebut Tanjung Api karena lokasi tersebut bisa mengeluarkan api dari hanya dengan mengorek-korek tanahnya. Konon, Tanjung Api memang gunung berapi yang aktif namun tidak erupsi seperti dan sebesar gunung api pada umumnya.Untuk mencapai Tanjung Api, bisa menggunakan speedboat selama 30 menit. Sepanjang perjalanan menuju Tanjung Api, kami disuguhkan pemandangan laut yang biru sepanjang mata memandang. Begitu cerah dan menggoda kami untuk terjun ke dalamnya.Oia, sekedar saran. Karena Ampana adalah kota transit sebelum ke Togean dan menuju ke Togean itu menggunakan perahu, perlu dipastikan kalian tahu jadwalnya karena tidak setiap hari perahunya beroperasi. Jangan sampai modal ke Togean habis di Ampana.Selain itu, pastikan kalian belanja di Amapana buat kebutuhan selama di Togean seperti makanan ringan, air minum atau kebutuhan lainnya. Di Togean tidak ada tak banyak warung, bahkan sinyal pun terbatas.












































Komentar Terbanyak
Awal Mula PB XIV Purbaya Gabung Ormas GRIB Jaya dan Jadi Pembina
Fadli Zon Bantah Tudingan Kubu PB XIV Purbaya Lecehkan Adat dan Berat Sebelah
Wisata Guci di Tegal Diterjang Banjir Bandang, Kolam Air Panas sampai Hilang!