Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 01 Mei 2013 12:06 WIB

DESTINATIONS

Waspada! Hewan Paling Berbahaya Ada di 8 Tempat Ini

Ilustrasi (dok.Thinkstock)
Jakarta - Traveler pecinta alam pasti senang datang ke alam liar, berjumpa aneka tumbuhan dan kicauan burung. Tapi sebaiknya hati-hati jika datang ke 8 tempat ini, karena mereka punya hewan paling berbahaya.

Diintip dari The Active Times, Rabu (1/5/2013) inilah 8 tempat yang dihuni hewan paling berbahaya di dunia:

1. Tanzania di Afrika

Benua Afrika dihuni oleh banyak singa. Yang menyeramkan, singa-singa ini ternyata telah membunuh sekitar 1.000 orang dalam 15 tahun terakhir.

Ya, singa Afrika memang terkenal sebagai pemburu manusia. Alasannya utamanya karena mereka telah kehilangan mangsa yang sesungguhnya di alam. Jadi, begitu melihat ada manusia yang lemah, para singa ini langsung menerkam.

Salah satu jenis singa yang terkenal telah banyak memangsa manusia adalah Osama. Predator Afrika ini telah menewaskan 50 orang dari 8 desa di Tanzania antara tahun 2002 dan 2004.

2. Sungai Nil di Afrika

Masih di Afrika, traveler lagi-lagi harus waspada saat liburan ke sana, khususnya Sungai Nil. Sungai ini dihuni oleh reptil pemakan daging, yakni buaya.

Yang mengerikan buaya Sungai Nil jauh lebih berbahaya dan mematikan dibanding buaya lain pada umumnya. Hewan ini lebih banyak menyerang manusia ketimbang buaya jenis lain.

Dari tahun 2000-2004, buaya Nil menyerang lebih dari 300 orang per tahun, dengan 63 persen serangan berakibat fatal. Kemungkinan terbesarnya karena habitat buaya Nil dekat dengan pemukiman penduduk.

3. Afrika dan Asia Tenggara

Berdampingan dengan Afrika, ternyata kawasan negara-negara di Asia Tenggara juga termasuk daerah dengan hewan mematikan. Ada banyak ular beracun yang menghuni daratan itu.

Jika dihitung, ada sekitar 600 jenis ular berbisa. Beberapa yang paling mematikan adalah black mamba, kobra Mesir, dan Russel viper.

Ular-ular ini bisa menyebabkan 94.000-125.000 kematian, dan korban amputasi sekitar 400.000 orang per tahun. Mayoritas korban pun adalah penduduk yang tinggal di pedesaan, dan kawasan yang penghuninya bekerja di kebun atau ladang.

4. Amerika Serikat

Lebah yang kecil, mungil dan menghidap madu ternyata bisa menyebabkan kematian manusia. Terutama jika Anda sedang berada di Amerika Serikat. Lebah-lebah di kawasan ini terbukti bisa menyebabkan alergi yang berujung pada kematian.

Sengatan lebah di sana telah mematikan sekitar 53 orang per tahun. Selain itu, ada sekitar 2 juta orang AS yang alergi terhadap racun lebah. Tak sedikit yang berisiko pada kematian.

Jadi, sebelum traveling ke kawasan AS, tak ada salahnya Anda konsultasi ke dokter.

5. Honolulu, Filipina dan Queensland

Tempat keenam sampai kedelapan adalah Honolulu di Hawaii, Filipina dan Queensland di Australia. Pernah mendengar berita tentang penutupan pantai di Honolulu, Hawaii dan Queensland? Ya, penutupan tersebut karena terjadi ledakan populasi ubur-ubur kotak atau box jellyfish.

Siapa sangka, di balik tubuhnya yang cantik, transparan dan berbentuk seperti lonceng, ia adalah salah satu ubur-ubur paling beracun dan mematikan di dunia. Jika tersengat, korban bisa mati hanya dalam 5 menit.

Betapa tidak, sengatan ini bisa menyebabkan rasa sakit dan sering menyebabkan gagal jantung atau pernafasan. Setiap tahun, ubur-ubur ini bisa membunuh 20-40 orang di Filipina.

Meski tersebar di banyak tempat, salah satu biota laut ini paling banyak terdapat di pantai utara Australia, dan Indo-Pasifik. Jadi, berhati-hatilah saat Anda berenang di pantai kawasan tersebut.

(ptr/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA