Jumlah pengunjung pemandian alam Banyu Biru di Desa Sumberejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan ini seharusnya bisa terus meningkat setiap tahun. Pemandian yang indah ini sudah dijadikan destinasi unggulan oleh pemerintah setempat.
Selaku koordinator pemandian, Rudi Supiono mengatakan, destinasi ini sudah dikenal luas dan harusnya bisa menyedot lebih banyak pengunjung. Adaa beberapa kendala menyebabkan pengujung stagnan dengan salah satunya kerusakan akses jalan.
"Ada beberapa kendala seperti jalan rusak karena dilewati truk besar. Selain itu, banyak yang takut dengan pembegalan," katanya, Minggu (26/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pengujung Banyu Biru di hari biasa rata-rata puluhan orang. Pada akhir pekan pengunjung bisa mencapai 300-500. Puncak kunjungan pemandian ini biasanya terjadi di libur Lebaran hingga mencapai seribuan orang.
"Tak pernah sepi pengunjung sebetulnya. Pada hari libur seperti ini bisa mencapai ratusan orang. Pengunjung sepi kalau hujan sama bulan puasa," kata Rudi.
Rudi mengatakan pemandian alam Banyu Biru memang sengaja dibiarkan alami. Meski demikian, perawatan dan revitaslisasi tetap dilakukan pada sarana-prasarana seperti kursi, kamar mandi dan lainnya.
"Untuk menjaga kebersihan, kami dua minggu sekali melakukan pembersihan kolam," pungkas Rudi. (msl/fay)












































Komentar Terbanyak
Dulu Viral, Community Center Pamulang Kini Tak Terawat
Kinerjanya Cuma Diberi Nilai 50 oleh DPR, Apa Kata Menpar Widiyanti?
Wisatawan ke Bali Turun, Koster Janji Temui Kemenhub Minta Harga Tiket Dipangkas