Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 15 Nov 2019 21:45 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Masuk ke Bunker Peninggalan Belanda di Stasiun Tanjung Priok

Syanti Mustika
detikTravel
Bunker Peninggalan Belanda di Stasiun Tanjung Priok. (Foto: Syanti Mustika/detikcom)
Bunker Peninggalan Belanda di Stasiun Tanjung Priok. (Foto: Syanti Mustika/detikcom)
Jakarta - Stasiun Tanjung Priok memiliki bunker yang telah ada sejak zaman Belanda. Seperti apa ya?

Untuk mengetahui lebih dalam, detikcom pun sempat menyambangi Stasiun Tanjung Priok guna menelusuri sejarahnya. Salah satu yang menarik dari Stasiun Tanjung Priok adalah terdapatnya bunker yang telah ada sejak stasiun berdiri.




Terdapat tiga bunker di stasiun utara Jakarta ini. detikcom kali ini hanya bisa masuk ke dalam satu bunker yang berada di bawah ruangan yang dulunya berfungsi sebagai restoran.

Bila kamu masuk ke dalam stasiun dari arah pintu utama, di sebelah kanan dan kiri kamu bisa melihat ruang tunggu. Nah, menurut sejarah ruang tunggu yang berada di sebelah kanan dari pintu utama dahulunya diperuntukkan untuk kaum ningrat dan Belanda saja. Sedangkan yang di sebelah kiri diperuntukkan bagi pribumi.

Masuk ke Bunker Peninggalan Belanda di Stasiun Tanjung PriokBunker Peninggalan Belanda di Stasiun Tanjung Priok. (Foto: Syanti Mustika/detikcom)


Salah satu banker di Stasiun Tanjung Priok berada di restoran di ruang tunggu kaum ningrat. Saat masuk ke ruangan ini kamu akan melihat sebuah meja melingkar yang tertempel di tengah dinding. Ini dulunya digunakan sebagai meja bar.

Terus ke belakang, kamu akan masuk ke dalam ruangan yang dulunya berfungsi sebagai restoran. Dan bila kita telusuri lagi kita akan masuk ke dalam kawasan dapur




Saat menuju ke arah toilet, kamu akan melihat sebuah celah kecil dengan anak tangga. Tangga ini akan mengantar kamu ke bunker.

detikcom pun turun dan masuk ke dalam celah yang hanya bisa dilewati satu orang dewasa ini. Gelap. Kami pun harus menggunakan senter. Sesampai di bawah, suasana lembab dan lantai bunker yang licin langsung menyambut kami.

 (Syanti/detikcom)Bunker Peninggalan Belanda di Stasiun Tanjung Priok. (Foto: Syanti Mustika/detikcom)

"Bunker ini dahulunya berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang," ungkap Reynold Parulian Napitupulu, Assistant Manager Documentation, Education, and Promotion KAI saat menemani detikcom di Stasiun Tanjung Priok.

Reynold juga menjelaskan bahwa dahulunya ada semacam lift barang yang membantu membawa barang ke setiap lantai di stasiun. Ukurannya tidaklah besar dan ditarik dengan katrol.

"Dan itu adalah bekas semacam lift barang untuk mendistribusikan barang dari bunker. Itu salah satu bentuk kemajuan teknologi zaman dahulu," jelasnya.

Ukuran bunker yang kami masuki tidaklah besar. Terdapat bagian celah yang menunjukkan seperti lorong yang ternyata tertutup tembok. Masih penuh teka-teki, apakah ada kelanjutan dari lorong ini atau memang sebatas bagian itu saja.



Simak Video "Kompor Meledak di Kereta, 74 Penumpang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA