Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 24 Nov 2021 08:12 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Metamorfosis Desa Krebet, dari Hutan Jambu Jadi Sentra Batik Kayu

Putu Intan
detikTravel
Desa Wisata Krebet
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Bantul -

Desa Wisata Krebet rupanya punya sejarah panjang sebelum menjadi sentra batik kayu. Dulunya, desa itu tertutup hutan dan masyarakat bekerja serabutan.

Liburan ke Yogyakarta, cobalah mampir ke Desa Wisata Krebet yang terletak di Kelurahan Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Desa ini menawarkan nuansa Yogyakarta yang berbeda dari destinasi wisata yang sudah mainstream.

Desa Wisata Krebet dikenal sebagai penghasil batik kayu, kerajinan yang terbuat dari kayu dan dihias ukiran batik. Kerajinan ini bermacam-macam jenisnya, mulai dari perabotan rumah tangga seperti meja, kursi, hingga sendok dan garpu, sampai barang kesenian seperti wayang.

detikcom sempat singgah di Desa Wisata Krebet dalam Ekspedisi 3.000 Kilometer bersama Wuling. Suasana desa ini begitu tenang dan pemandangannya cantik. Di kanan kiri jalan, traveler dapat melihat pepohonan nan asri.

Desa Wisata KrebetDesa Wisata Krebet. Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom

Pada kunjungan itu, detikcom bertemu dengan Ketua Desa Wisata Krebet yakni Agus Jati Kumara. Selain memimpin pengelolaan desa wisata, ia juga memiliki industri batik kayu.

Kepada detikcom, ia bercerita mengenai sejarah desa tersebut. Sebelum jadi seperti sekarang, Desa Krebet hanyalah desa biasa yang terletak di puncak bukit kapur.

Dulunya, desa ini disebut Desa Ngalas yang artinya hutan. Maklum, sebelum tahun 80-an, desa itu tertutup hutan yang didominasi pohon jambu.

Masyarakatnya pun belum seperti sekarang yang mayoritas menjadi perajin batik kayu. Mereka umumnya bekerja di sektor pertanian tetapi ada pula yang bekerja sebagai buruh bangunan hingga berjualan jambu.

"Dulu kerjanya macam-macam. Sing penting urip (yang penting hidup)," kata Agus.

Desa Wisata KrebetPerajin di Desa Wisata Krebet. Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom

Barulah kemudian pada tahun 1970-an masyarakat mulai membuat kerajinan berbahan kayu. Tujuannya sederhana, untuk memenuhi kebutuhan warga Desa Krebet.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Syarat Jalan-jalan Sehat di Yogyakarta"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA