Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 22 Okt 2018 14:40 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Bermain Bersama Ubur-ubur, Siapa Berani?

KHAIRULLEON
d'Traveler
Dermaga / pintu masuk pulau kakaban
Dermaga / pintu masuk pulau kakaban
Jernihnya pantai di pulau Kakaban
Jernihnya pantai di pulau Kakaban
Tanjungan di Danau Kakaban
Tanjungan di Danau Kakaban
Selfie bersama ribuan ubur-ubur di kakaban
Selfie bersama ribuan ubur-ubur di kakaban
Pulau kakaban
Pulau kakaban
detikTravel Community -

Ke Pulau Derawan tidak lengkap jika tidak ke Pulau Kakaban. Selain panorama pantai yang indah, di sini juga terdapat habitat Ubur-ubur yang tidak menyengat.

Sebelum ke Pulau Kakaban, kamu juga bisa mampir terlebih dahulu ke beberapa destinasi menarik seperti Maratua Paradise resort, Pulau Sangalaki atau Goa Halo Tabung.

Pulau yang berada di sebelah barat kampung payung-payung, Kabupaten Berau-Kalimantan Timur ini didominasikan sebagai kawasan warisan dunia.

Uniknya, Pulau yang memiliki luas sekitar 777,2 Hektar ini akan membentuk angka sembilan apabila dilihat dari ketinggian. Ditengah-tengah pulau ini pun terdapat lingkaran karang-karang dengan laguna atau yang biasa dinamakan Danau Kakaban.

Kata Kakaban sendiri diambil dari bahasa daerah suku Bajo yang artinya memeluk. Jadi Pulau Kakaban artinya sebuah pulau yang memeluk danau atau danau yang dipeluk pulau.

Saat di Pulau Kakaban aku dan teman-teman traveler lainya segera merapat ke salah satu dermaga yang merupakan pintu masuk kawasan wisata pulau kakaban. Di sini kami langsung disambut oleh gapura bertulisakan selamat datang di objek wisata Pulau Kakaban. Sebeum masuk kedalam danau kakaban, kami main air sebentar di bibir pantai Pulau Kakaban yang sangat jernih.

Sebetulnya bermain di pantai pulau kakaban hanyalah bonus, sedangkan daya tarik utamanya yaitu berenang bersama ribuan ubur-ubur di danau Kakaban.

Namun, sebelum benar-benar sampai di Danau Kakaban kami harus melintasi kawasan hutan terlebih dahulu.

Kini, disepanjang jalan menuju danau Kakaban telah disediakan jembatan panjang yang terbuat dari kayu. Fasilitas ini dibuat untuk mempermudah pengunjung melintasi lebatnya pepohonan di Pulau Kakaban.

Sekitar 10 menit menyusuri jembatan kayu, akhirnya aku sampai di anjungan danau Kakaban. Di sini sudah banyak wisatawan yang berdatangan baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

MENARI BERSAMA RIBUAN UBUR-UBUR DI PULAU KAKABAN

Tidak ingin mengulur waktu, akupun segera mengenakan alat snorkeling dan masuk kedalam air di Danau Kakaban. Seketika itu aku langsung di kejutkan oleh pemandangan langka yang belum pernah aku lihat seumur hidupku, yaitu penampakan ribuan ubur-ubur yang berenang dengan tenang di sekitarku.

Tidak seperti kebanyakan jenis ubur-ubur pada umumnya, semua ubur-ubur di Danau Kakaban tidak menyengat. Hal ini lah yang menjadikan Danau Kakaban menjadi salah satu situs warisan dunia.

Air di Danau Kakaban merupakan perpaduan dari tiga jenis air yang berbeda yaitu air laut, air hujan dan juga air tanah. Air di danau Kakaban ini dihuni oleh 4 spesies ubur-ubur yang berbeda, yaitu Aurelia aurita, Tripedalia cystophora, Martigias papua dan Cassiopea ornata.

Namun jenis ubur-ubur yang paling menarik yaitu jenis Cassiopea ornata karena jenis ubur-ubur ini berjalan secara terbalik. dengan kaki ke atas dan kepala ke bawah. Keragaman ubur-ubur di danau Kakaban ini menjadi yang terbanyak di dunia.

Tidak hanya keindahan danaunya, kamu juga dapat menikmati senja yang indah dan tenang di Pulau kakaban. Bersantai di atas dermaga menjadi salah satu pilihan menarik untuk menikmati pulau ini.

Sayangnya, pulau kakaban merupakan pulau yang tidak berpenghuni. Jadi tidak ada lokasi untuk menginap seperti homestay atau resort. 

JANGAN LAKUKAN HAL INI DI DANAU KAKABAN

Untuk menjaga ekosistem di Danau Kakaban ada beberapa hal yang tidak boleh kita lakukan saat berada di Danau Kakaban, yaitu :

1. Jangan melompat secara langsung saat akan berenang.

2. Jangan menggunakan fin (kaki katak) saat berenang.

3. Jangan menangkap atau membawa ubur-ubur ke luar habitatnya.

4. Jangan menggunakan cream sun block saat berenang.

5. Jangan membuang sampah

Itulah beberap peraturan yang perlu kita taati saat berada di pulau kakaban. Semoga cerita dan informasi perjalanan kali ini bermanfaa, sampai jumpa di cerita perjalanan berikutnya. See you.



BERITA TERKAIT
BACA JUGA