Ketika Suku Dani Berperang Gara-gara Perempuan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ketika Suku Dani Berperang Gara-gara Perempuan

Afif Farhan - detikTravel
Selasa, 12 Feb 2013 17:30 WIB

Wamena - Salah satu atraksi seru di Wamena, Papua adalah tari perang. Tarian ini menggambarkan masyarakat Suku Dani antar kelompok memperebutkan perempuan. Tombak, kampak batu, dan panah, adalah senjatanya!

Suku Dani tinggal di wilayah pegunungan, salah satunya adalah di Pegunungan Jayawijaya di Wamena. Tari Perang adalah atraksi budaya yang terkenal dari Suku Dani. Tarian ini menggambarkan peperangan yang seperti aslinya (Afif/detikravel)
Tari Perang bercerita tentang perempuan yang diculik pemuda dari kampung lain. Lalu mereka berperang untuk mengambil kembali perempuan tersebut. Tombak adalah senjata utama yang digunakan (Afif/detikravel)
Inilah salah satu panglima perang. Sebelum perang dimulai, dia naik ke atas menara yang tinggi lalu berteriak-teriak yang menjadi tanda peperangan akan dimulai. Setelah itu, kedua kelompok akan saling berhadapan di lapangan luas (Afif/detikravel)
Tari Perang ini berlangsung di Kampung Obia, Distrik Kurulu, Wamena. Tarian ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Wamena. Tari ini juga dipentaskan pada Festival Lembah Baliem (Afif/detikravel)
Kedua kubu akan saling gantian menyerang. Dengan tombak yang dapat mencapai 2 meter panjangnya, mereka terus berlari, mengangkat senjata, dan menghindari kejaran lawannya di bawah teriknya sinar matahari (Afif/detikravel)
Tari ini dapat berlangsung hingga 30 menit. Tarian ini selesai saat wanita yang diculik berhasil diselamatkan. Lalu setelah itu, mereka akan kembali ke kampungnya untuk berpesta (Afif/detikravel)
Para mama (sebutan wanita tua di Papua) sudah menunggu para lelaki yang berperang. Mereka berbaris rapi di lapangan sambil membawa anak-anaknya (Afif/detikravel)
Lalu, mereka saling bersorak bersama yang menandakan kebahagiaan. Mereka berlari-lari kecil membentuk suatu putaran. baik orang tua atau anak-anak, semuanya berbahagia bersama (Afif/detikravel)
Ketika Suku Dani Berperang Gara-gara Perempuan
Ketika Suku Dani Berperang Gara-gara Perempuan
Ketika Suku Dani Berperang Gara-gara Perempuan
Ketika Suku Dani Berperang Gara-gara Perempuan
Ketika Suku Dani Berperang Gara-gara Perempuan
Ketika Suku Dani Berperang Gara-gara Perempuan
Ketika Suku Dani Berperang Gara-gara Perempuan
Ketika Suku Dani Berperang Gara-gara Perempuan
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads