Di Indonesia sendiri telah ada restoran dengan berbagai tema unik. Namun, beberapa restoran di dunia ini boleh terbilang sangat unik. Dikutip dari Daily Mail UK, Senin (24/3/2014), dari makan di dalam perut alien dan 4 restoran aneh di dunia:
|
(hrgigermuseum.com)
|
1. H.R. Giger Museum Bar, Swiss
|
(hrgigermuseum.com)
|
Hans Rudolf Giger sendiri merupakan pelukis surealis kenamaan Swiss. Jadi tidak heran, apabila bar di lantai teratas dari museum yang memakai namanya ini memiliki tema fiksi ilmiah seperti di film 'Alien'. Mulai dari langit-langit dengan tentakel alien, sampai kursi 'Harkonnen' yang menyerupai tulang manusia. Jadi, selamat menikmati!
1. H.R. Giger Museum Bar, Swiss
|
(hrgigermuseum.com)
|
Hans Rudolf Giger sendiri merupakan pelukis surealis kenamaan Swiss. Jadi tidak heran, apabila bar di lantai teratas dari museum yang memakai namanya ini memiliki tema fiksi ilmiah seperti di film 'Alien'. Mulai dari langit-langit dengan tentakel alien, sampai kursi 'Harkonnen' yang menyerupai tulang manusia. Jadi, selamat menikmati!
2. The Marsden Grotto, Inggris
|
(marsden-grotto.co.uk)
|
Ceritanya, gua itu pertama kali digunakan pada abad ke-18 oleh pencuri, pelaut, dan penyelundup yang menghindari hukum atas kegiatan ekspor dan impor mereka. 300 Tahun kemudian, gua itu dipoles untuk keperluan kuliner. Bahkan ada satu lorong khusus yang menawarkan sensasi makan menghadap laut. Unik!
2. The Marsden Grotto, Inggris
|
(marsden-grotto.co.uk)
|
Ceritanya, gua itu pertama kali digunakan pada abad ke-18 oleh pencuri, pelaut, dan penyelundup yang menghindari hukum atas kegiatan ekspor dan impor mereka. 300 Tahun kemudian, gua itu dipoles untuk keperluan kuliner. Bahkan ada satu lorong khusus yang menawarkan sensasi makan menghadap laut. Unik!
3. Electrolux Cube, Italia
|
(electrolux.co.uk/cube)
|
Sebelumnya, restoran Electrolux Cube telah beroperasi di atas Royal Opera House Swedia di Stockholm, Royal Festival Hall di London, dan juga di Brussels, Belgia. Restoran ini berpindah ke beberapa negara Eropa setiap empat bulan. Makanan yang ditawarkan adalah haut cuisine, disajikan oleh koki berbintang Michellin. Di mana ya setelah Milan?
3. Electrolux Cube, Italia
|
(electrolux.co.uk/cube)
|
Sebelumnya, restoran Electrolux Cube telah beroperasi di atas Royal Opera House Swedia di Stockholm, Royal Festival Hall di London, dan juga di Brussels, Belgia. Restoran ini berpindah ke beberapa negara Eropa setiap empat bulan. Makanan yang ditawarkan adalah haut cuisine, disajikan oleh koki berbintang Michellin. Di mana ya setelah Milan?
4. Solo Per Due, Vacone, Italia
|
(Corbis Images)
|
Restoran terprivat dan terkecil di dunia ini terletak di rumah abad ke-19. Sebuah vila Romawi yang sebelumnya dimiliki oleh penyair Horace, 100 tahun sebelum masehi. Dengan servis yang sedemikian ekslusif, tarif yang dikenakan tidaklah murah, 250 Euro, atau sekitar Rp 3,9 juta, belum termasuk sampanye. Jika ingin mencoba dinner romantis di sini, jangan lupa bawa uang tunai, karena restoran ini tidak menerima pembayaran dengan kartu.
4. Solo Per Due, Vacone, Italia
|
(Corbis Images)
|
Restoran terprivat dan terkecil di dunia ini terletak di rumah abad ke-19. Sebuah vila Romawi yang sebelumnya dimiliki oleh penyair Horace, 100 tahun sebelum masehi. Dengan servis yang sedemikian ekslusif, tarif yang dikenakan tidaklah murah, 250 Euro, atau sekitar Rp 3,9 juta, belum termasuk sampanye. Jika ingin mencoba dinner romantis di sini, jangan lupa bawa uang tunai, karena restoran ini tidak menerima pembayaran dengan kartu.
5. Dinner in The Sky
|
(dinnerinthesky.co.uk)
|
Sebuah meja memiliki kapasitas hingga 22 orang. Pengunjung dapat merasakan sensasi yang berbeda, makan di meja tanpa kaki menginjak permukaan tanah. Makanannya dimasak langsung oleh koki di tengah meja secara live. Jika ada permintaan spesial, akan diangkat meja kedua untuk pemusik, bahkan bisa saja ada DJ di samping meja makan. Restoran ini telah beroperasi di 40 kota, termasuk London, Rio, dan Sydney.
5. Dinner in The Sky
|
(dinnerinthesky.co.uk)
|
Sebuah meja memiliki kapasitas hingga 22 orang. Pengunjung dapat merasakan sensasi yang berbeda, makan di meja tanpa kaki menginjak permukaan tanah. Makanannya dimasak langsung oleh koki di tengah meja secara live. Jika ada permintaan spesial, akan diangkat meja kedua untuk pemusik, bahkan bisa saja ada DJ di samping meja makan. Restoran ini telah beroperasi di 40 kota, termasuk London, Rio, dan Sydney.
Halaman 2 dari 12












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5