Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 29 Mei 2017 16:05 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Mau Pulang Kampung Saja, Arsene Wenger?

Afif Farhan
Redaksi Travel
Arsene Wenger (Michael Regan/Getty Images)
Arsene Wenger (Michael Regan/Getty Images)
Strasbourg - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger berhasil menyabet trofi Piala FA. Kalau pun kontraknya selesai, pulang ke kampung halamannya tidaklah buruk-buruk amat.

Masa depan Arsene Wenger masih jadi spekulasi. Memang di akhir musim 2016/2017, dia berhasil memberikan trofi Piala FA setelah mengalahkan Chelsea. Namun tampaknya, suara-suara 'Wenger Out' masih terdengar di mana-mana.

Apalagi sudah 10 tahun lebih, Arsenal tidak memenangkan kasta kompetisi tertinggi di Inggris yakni juara Premier League. Maka tidak ada yang tahu pasti, apakah 'The Professor' tetap bertahan atau berhenti?

Melihat biodata Arsene Wenger, pria berusia 67 tahun itu lahir di Strasbourg. Suatu kota yang berada di timur Prancis, berbatasan dengan Jerman dan berjarak 4 jam naik mobil dari Paris.

Arsene Wenger berhasiil memberikan trofi Piala FA di musim ini (Reuters)Arsene Wenger berhasiil memberikan trofi Piala FA di musim ini (Reuters)


Dirangkum detikTravel dari website resmi pariwisata Prancis, Senin (29/5/2017) Strasbourg merupakan kota Warisan Dunia sejak tahun 1988 yang diklasifikasikan oleh UNESCO. Sebab kota ini, masih menjaga betul bangunan-bangunan bersejarahnya yang usianya lebih dari ratusan tahun!

Strasbourg mempertahankan keaslian kotanya, tapi juga turut berkembang mengikuti zaman. Maka jangan kaget, jika jalan-jalan di sana kamu akan merasa seperti berkunjung ke Eropa tempo dulu.

Lihatlah katedral-katedral di sana seperti Notre-Dame, yang pernah mendapat julukan katedral tertinggi di dunia. Gaya bangunannya gothik dan menjulang hingga 142 meter, masih terawat dengan baik walau usianya 200 tahun lebih.

Notre-Dame, katedral yang megah dan sudah berusia ratusan tahun (Thinkstock)Notre-Dame, katedral yang megah dan sudah berusia ratusan tahun (Thinkstock)


Little France di tengah kota merupakan destinasi yang wajib dikunjungi. Suatu kawasan yang dialiri oleh sungai dan tanpa gedung pencakar langit. Rumah-rumahnya terlihat seperti rumah Eropa di zaman dulu tetapi tetap asri.

Di Little France, turis yang datang dapat naik boat dan berjalan berkeliling kota. Dijamin, tak akan pernah berhenti untuk berfoto-foto di sana!

Little France, siapa yang tidak tergoda untuk datang ke sini? (Thinkstock)Little France, siapa yang tidak tergoda untuk datang ke sini? (Thinkstock)


Sudut-sudut Kota Strasbourg (Thinkstock)Sudut-sudut Kota Strasbourg (Thinkstock)


Strasbourg masih punya banyak tempat wisata seperti Place de la Republique suatu monumen peninggalaan kekaisaran Jerman dari tahun 1871, museum-museum seni, suatu kebun binatang bernama Orangerie Park dan wine dari Strasbourg pun terkenal deengan rasanya yang nikmat.

Starsbourg punya 3 event tahunan besar, yaitu Summer in Strasbourg pada bulan Juli dan Agustus, ST-ART pameran seni di bulan November dan Christmas Capital di bulan Desember. Christmas Capital adalah pasar Natal yang sudah ada sejak tahun 1570!

Christmas Capital, pasar Natal yang masih terus ada hingga kini (Thinkstock)Christmas Capital, pasar Natal yang masih terus ada hingga kini (Thinkstock)


Meski Starsbourg belum sepamor Paris, kota ini layak menjadi tujuan wisata di Prancis. Fasilitas penunjang wisata seperti penginapan dan restoran sudah tersedia lengkap. Selamat menikmati Prancis tempo dulu dan tenggelam dan suasananya yang begitu tenang nan indah.

Buat Arsene Wenger sendiri, jika tidak lanjut melatih di Arsenal maka menghabiskan waktu di kampung halamannya juga tidak buruk-buruk amat kan prof? (aff/aff)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED