Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 04 Okt 2019 08:45 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Sudah Tahu? Arab Saudi Punya Oasis Terbesar di Dunia

Syanti Mustika
detikTravel
(Saudi Tourism)
(Saudi Tourism)
Hofuf - Daratan Arab Saudi sebagian besar adalah gurun. Namun tengah gurunnya terdapat oasis terbesar di dunia yang juga menjadi Warisan Dunia UNESCO.

Sejak mengumumkan beragam mega proyeknya dalam bidang pariwisata, semua hal tentang Arab Saudi pun menjadi sorotan. Salah satunya adalah bahwa negara kaya ini punya oasis terbesar di dunia yang diakui UNESCO.

Oasis ini bernama Al-Ahsa yang berada di semenanjung Arab bagian timur. Diintip detikcom dalam website UNESCO, Kamis (3/10/2019), oasis ini masuk ke dalam Warisan Dunia UNESCO sebagai daratan budaya yang berkembang.

Al-Ahsa bisa dikatakan sebagai lahan paling subur dan hijau di Arab Saudi. Kenapa tidak, di sini tumbuh dengan suburnya 2,5 juta pohon kurma kualitas terbaik, ragam sayuran, buah dan bisa ditumbuhi padi.

 (UNESCO) (UNESCO)


Apa itu Al-Ahsa?

Dalam bahasa Arab, Al-Ahsa berarti suara air yang mengalir di bawah tanah. Nama ini sangat cocok dengan Oasis Al-Ahsa yang memiliki 150 mata air hangat, dingin, dan panas yang mengalir secara alami di tanahnya.

Al-Ahsa tidak hanya sekedar nama oasis saja. Al-Ahsa juga menjadi nama lokasi yang merujuk ke wilayah perkotaan provinsi Al-Hofuf. Semua wilayah perkotaan di Hofuf disebut jyga dengan nama Al-Ahsa.




Bagi UNESCO, Al-Ahsa adalah Warisan Dunia yang patut dijaga dan merupakan daratan geokultural yang unik serta contoh luar biasa antara interaksi manusia dengan lingkungannya.

Dari penelitian, Al-Ahsa dipercaya telah ada semenjak sebelum adanya Islam, tepatnya sebelum tahun SM. Karena sumber air yang berlimpah, menjadikan Al-Ahsa sebagai daratan pertama di Arab Saudi yang dihuni manusia alias berpenduduk.

Karena itulah Al-Ahsa juga dikategorikan sebagai salah satu pemukiman tertua di Semenanjung Arab. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa oasis memiliki hubungan kuat dengan peradaban kuno di Levant, Mesir dan Mesopotamia.




Serta adanya saluran yang kuat membantu pergerakan perdagangan dan karavan yang masuk ke Arab Saudi. Bukti arkeologis juga menunjukkan bahwa manusia pertama di Al-Ahsa berasal dari milenium kelima SM.

Peradaban yang menghuni oasis ini dulunya berfokus pada pertanian. Terbukti dari ditemukannya sistem irigasi dan kanal yang canggih yang membawa air ke lahan pertanian.

Arab Saudi Punya Oasis Terbesar di DuniaFoto: Saudi Tourism


Peran Al-Ahsa bagi Arab Saudi

Daratan Arab Saudi sebagian besar adalah gurun pasir. Dengan adanya Oasis Al-Ahsa menjadikan wilayah ini salah satu yang terhijau di Arab Saudi dan keberadaannya sangatlah penting.

Di sini tumbuh lebih dari 3 juta pohon palem, dan lahan pertanian seluas 10.000 hektar ditanami beragam jenis kurma, sayuran, buah-buahan dan padi. Di sini juga terdapat 150 mata air panas, dingin dan hangat yang mengalir alami dan mengairi wilayah Al-Ahsa yang berada di tengah gurun ini.

Oasis Al-Ahsa berada sekitar 60 km dari Teluk Arab dan menjadikannya daerah yang paling mudah di akses. Wilayah ini juga mudah dijangkau dari Kota Riyadh yang berjarak sekitar 360 Km dan dari Damman hanya berjarak 250 km.

 (UNESCO) (UNESCO)


Al-Ahsa juga berfungsi sebagai pelabuhan utama dan pusat perdagangan dan pernah dikenal sebagai gerbang ke Semenanjung Arab. Pelabuhan daratan ini yang menghubungkan kerajaan negara teluk lainnya seperti UEA, Qatar dan Oman. Dulunya saat awal Islam masuk, Al-Ahsa juga sebagai pintu masuk untuk karavan peziarah dari negara-negara yang menyeberang ke Makkah.

Dan sekarang peran Oasis Al-Ahsa bertambah sebagai destinasi wisata yang akan menyambut wisatawan yang datang ke Arab Saudi. Lahannya yang subur dan airnya yang jernih dan lokasinya yang berada di tengah gurun pasir tentu membuat turis penasaran rupanya.

Walau sudah tumbuh menjadi sebagai salah satu daerah maju dan penting bagi Arab Saudi, Al-Ahsa tetaplah destinasi yang kaya akan sejarah dan tradisi masa lalu.




Simak Video "Respons Twitter Ada Mantan Karyawannya Dituduh Memata-matai "
[Gambas:Video 20detik]
(sym/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA