Untuk menuju Kepulauan Derawan, wisatawan terbang dari Balikpapan ke Bandara Kalimarau, Tanjung Redep, Berau. Setelah itu mereka naik kapal dari Berau ke Derawan sekitar tiga jam. Wisatawan juga bisa terbang ke Tarakan dan naik kapal ke Derawan sekitar tiga jam.
Nantinya, rute ini bisa dipersingkat. Sebabnya di Pulau Maratua, Desa Payung-Payung sedang dilakukan pembangunan bandar udara. Artinya, pengunjung bisa mengambil rute perjalanan langsung ke Pulau Maratua dan hanya menempuh jalur laut sekitar satu jam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak melihat uang yang dikeluarkan, tapi saya melihat dampak yang dibuat," ujar Bupati Kabupaten Berau, H Makmur, saat perbincangan dengan wartawan yang berkunjung ke Berau, Sabtu (23/11/2013) lalu.
Menurut Makmur, dengan dibukanya bandara baru di Maratua, akan ada banyak wisatawan yang masuk ke Derawan untuk menikmati alam dan kreasi masyarakatnya. Belum lagi soal akses, dimana wisatawan sudah tak perlu menempuh jalur darat atau laut selama berjam-jam.
"Misalnya soal bandara, kalau orang yang tidak menghitung dampak kepada rakyat dia berpikir-pikir. Dananya sekitar Rp 400 miliar, tapi dampaknya ke masyarakat ini luar biasa," kata Makmur.
Bandara yang dibangun sebelumnya adalah Bandara Kalimarau yang ada di Tanjung Redep, Berau. Bandara ini sudah lengkap dengan kecanggihan IT dalam tataran bandara internasional. Kini, ia sedang menyiapkan kerjasama dengan beberapa pihak mancanegara, untuk menyediakan paket penerbangan internasional menuju kepulauannya.
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
Di Belgia Ada Kompetisi Tiru Suara Burung Camar, yang Paling Mirip Jadi Juara