Instruktur selam Putu Sudiartana dari Bali Stingray Divers, adalah salah seorang yang ikut dalam pencarian. Putu bukanlah orang yang menemukan para diver itu, namun tim yang lain. Karena, mereka menyebar di sekitar lokasi kejadian.
Para korban selamat ditemukan pada Senin, 17 Februari 2014 sekitar pukul 16.00 Wita. Kapal Bari Sakana yang ikut dalam penyelamatan melihat tangan melamba-lambai dari ujung bagian selatan Pulau Nusa Penida, sekitar 200 meter dari Manta Point, salah satu spot diving.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalahnya, ombak begitu besar sampai 3 meter tingginya serta menabrak karang dengan kerasnya. 4 Penyelamat terjun ke air untuk membantu korban, tapi dihempas ombak. Satu penyelamat dari helikopter turun dengan tali untuk mendekati korban lalu membagikan pelampung.
"Cukup makan waktu karena mereka mengalami trauma. Semua masih sadar dan bisa diajak bicara," kata Putu.
Satu diver ditemukan 100 meter di ujung karang, kelalahan dan nyaris hilang kesadaran. Karena posisinya lebih baik, helikopter dengan mudah mengevakuasinya ke rumah sakit di Denpasar.
"4 Diver lain sampai di Sanur pukul 20.00 Wita dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," kata Putu.
(fay/aff)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong