"Tahun 2014 pernah dapat penghargaan pelabuhan terbaik," ujar Benget Steven, Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi Sekupang pada kunjungan Kementerian Pariwisata ke Pelabuhan Sekupang, Batam, Senin (9/2/2015).
Ia menyebutkan bahwa penghargaan itu didapat dari Walikota Batam pada tahun 2014 lalu. Pelabuhan yang berdiri tahun 1983 ini memang tidak sepadat Batam Center, tetapi fasilitasnya lengkap dan pelayanannya pun baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses imigrasinya cukup cepat. Pengecekan boarding pass pun menggunakan mesin yang diletakkan di dekat pintu keberangkatan. Penggunaan mesin ini mempermudah para wisatawan yang akan melakukan pelayaran.
"Boarding pas pakai mesin. Penggunaan teknologi untuk transportasi itu lebih mudah, lebih murah," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.
Selain itu, fasilitas yang memadai juga tersedia. Ada kantin yang menyediakan berbagai makanan di lantai bawah dekat pintu masuk. Toilet yang bersih, area duty free, mushola bahkan arena bermain anak-anak pun ada. Wisatawan pasti senang bila berlayar melalui pelabuhan ini.
"Di sini bersih, sangat bagus. Proses imigrasinya juga cepat," ujar Joe, seorang wisatawan yang berasal dari AS.
Pelabuhan ini memang menjadi salah satu pelabuhan yang banyak disinggahi wisatawan mancanegara dengan rute Batam-Singapura. Nantinya, diperkirakan wisman yang datang ke Pelabuhan Sekupang semakin meningkat seiring dengan dibangunnya Funtasy Island di Batam.
Hal tersebut dikarenakan untuk menuju Funtasy Island harus melewati Pelabuhan Sekupang terlebih dahulu. "Sekupang jadi check point. Jadi, turis ke Sekupang dulu baru ke Funtasy Island," kata Benget.
(krn/aff)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru