Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 20 Mar 2019 16:10 WIB

TRAVEL NEWS

Disorot Jerinx 'SID', Ini Kesaksian Turis Tentang Kuta

Aditya Mardiastuti
detikTravel
Ilustrasi Pantai Kuta di Bali (Yanthi Rumian/dTraveler)
Ilustrasi Pantai Kuta di Bali (Yanthi Rumian/d'Traveler)

FOKUS BERITA

Turis Nakal di Kuta
Badung - Jerinx 'SID' menyoal kelakuan turis yang bikin onar di Kuta, Bali. Ternyata pengalaman tak mengenakkan juga banyak dialami turis mancanegara di Kuta.

Beberapa turis mancanegara mengaku menjauhi kawasan Kuta karena terlalu ramai. Namun, ada juga yang tak sependapat dan merasa tetap aman berada di Kuta.

"Saya wanita berusia 64 tahun dan merasa sangat aman berjalan di sekitaran Kuta. Tapi, saya lebih nyaman tinggal di Candi Dasa atau Sanur karena lebih tenang daripada kawasan Kuta/Legian/Seminyak," kata Karen Annesley via pesan singkat pada detikcom, Rabu (20/3/2019).

BACA JUGA: Jerinx 'SID' Gerah dengan Kelakuan Turis di Bali

Senada dengan Karen, Waters Leigh juga mengaku lebih suka tinggal di Candi Dasa karena lebih tenang. Dia juga menghindari kawasan Kuta karena tak suka bertemu dengan para pemabuk di daerah itu.

"Candi Dasa lebih tenang dan tidak sesibuk di Sanur, juga lebih sedikit pemabuk dan kriminalitas rendah. Saya tidak pergi ke daerah itu karena saya bukan pemabuk, pelanggan pelacuran, dan saya tidak mau berjalan menghindari muntahan-muntahan maupun pengedar narkotika. Pemerintah dan polisi harus lebih aktif memberlakukan pembatasan pada kelab yang terus melayani pelanggan mabuk," ucapnya.

Tak melulu kelakuan turis asing yang bikin gerah tapi juga warga lokal. Turis wanita Jaime Lisa mengaku takut jalan-jalan malam hari karena pernah akan diperkosa oleh pria yang ditemuinya di kawasan Kuta.

"Saya merasa aman jalan-jalan siang tapi tidak berani keluar ketika hari mulai gelap. Saya pernah akan diperkosa di Kuta oleh pria lokal ketika saya sendirian, dan saya takut tas atau barang-barang saya akan dirampas orang di malam hari," kisahnya.

BACA JUGA: Disorot Jerinx 'SID', Pemkab Badung Akui Banyak Turis Nakal di Kuta

"Di hari lain, ada warga AS yang menumpahkan minuman saya dan langsung pergi begitu saja. Saya berharap pemerintah dan polisi bisa lebih melindungi wanita dari predator seksual atau para wanita tak akan lagi pergi ke sana," tuturnya.

Tak cuma mereka, ada juga Tucker Leland Schonekas juga lebih memilih Nusa Penida. Meski kesal dengan kelakuan para turis maupun warga lokal di Kuta, pria berkewarganegaraan AS itu mengaku tetap cinta Bali.

"Saya menghindari Kuta seperti alergi, tapi teman-teman bilang Kuta saat ini jauh lebih aman dan lebih bersahabat untuk keluarga dibandingkan lima tahun terakhir. Saya lebih senang ke Nusa Penida karena lebih tenang, sedikit kecelakaan karena pengemudi mabuk dan jujur mungkin pantai terindah yang pernah saya lihat selama hidup saya," urai pria yang suka traveling keliling dunia ini.

"Selama tiga tahun terakhir saya beberapa kali berkunjung ke Bali. Saya sangat suka Bali masyarakatnya, budayanya, semuanya, dan berharap bisa menjadi orang Indonesia suatu saat nanti," harap Leland.

Jerinx 'SID'Jerinx 'SID' (Ismail/detikFoto)
Sebelumnya, keluhan soal turis-turis pembuat onar itu dicuitkan Jerinx di media sosialnya lewat me-repost foto dari akun Instagram @tele.bali.

Dia mengungkapkan, banyak turis yang berkelakuan buruk di kawasan Kuta. Bahkan, Jerinx ingin ada sistem filterisasi turis yang masuk Bali. Dia meyakini, hal itu akan didukung oleh masyarakat Pulau Dewata.

"Ayo lekas susun sistem filterisasi turis yg masuk Bali. Mayoritas warga Bali pasti support 100%," tegasnya.

Sementara itu detikcom sudah berusaha menghubungi manajemen Jerinx, namun belum mendapatkan respons.


(sym/fay)

FOKUS BERITA

Turis Nakal di Kuta
BERITA TERKAIT
BACA JUGA