Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 26 Jun 2020 20:27 WIB

TRAVEL NEWS

Setelah Wisata Alam, Giliran Wisata Air di Bandung Dibuka Esok

Muhammad Iqbal
detikTravel
Kadispar Bandung Yosep Nugraha
Foto: Yosep Nugraha, Kadispar Kabupaten Bandung (Muhammad Iqbal/detikcom)
Kabupaten Bandung -

Setelah enam destinasi wisata alam kembali dibuka dua pekan lalu, kini giliran 43 destinasi wisata air yang akan segera dibuka mulai besok Sabtu (27/6).

Sekitar 43 tempat wisata air akan dibuka oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung. Kepala Disparbud Kabupaten Bandung Yosep Nugraha mengatakan, pihaknya akan membuka 43 destinasi wisata di Kabupaten Bandung. Ini merupakan tahapan uji coba setelah sebelumnya dilakukan simulasi penanganan covid di tempat wisata tersebut.


"Yang sudah siap dibuka yaitu 43 unit atau destinasi, termasuk kolam renang, kolam rendam dan arum jeram. Baik kolam yang ada di hotel atau resort," kata Yosep saat ditemui di ruangannya, Jumat (26/6/2020).

Yosep mengungkapkan alasan mengapa membuka wisata air tidak bersamaan dengan wisata alam lainnya. Karena, sebelumnya belum ada pernyataan atau hasil penelitian apakah air di kolam dapat menularkan atau membawa virus.


Setelah ada Peraturan Menteri Kesehatan terkait protokol kesehatan dan protokol kesehatan di kolam renang. Akhirnya, Yosep langsung meminta agar pelaku pariwisata air untuk bersiap dibuka.

"Kemarin sudah muncul peraturan keputusan Menteri Kesehatan, itu mengatur tentang protokol kesehatan di dalamnya termasuk ketentuan kolam berenang. Jadi, menurut analisa kesehatan, kolam renang itu yang sudah ada treatment dengan kaporit bisa membunuh virus, jadi tidak berbahaya," ujarnya.

"Dengan demikian kita mengambil keputusan segera untuk membuka kolam renang. Kemarin dinas sosialisasi hari Rabu, Kamis, Jumat mensimulasi ke seluruh kolam berenang yang berada di Kabupaten Bandung, termasuk yang ada di hotel-hotel dan Resort," terang Yosep.

Saat dibuka nanti, kata Yosep, para pelaku pariwisata harus menerapkan protokol kesehatan sama dengan tempat wisata lainnya. Nantinya, dalam dua minggu setiap destinasi wisata akan dilakukan evaluasi.

"Kemudian simulasi kita lakukan sampai hari ini, besok kita lakukan uji coba pembukaan wisata air dengan menerapkan protokol kesehatan tetapi treatment-nya sama saja dengan ke tempat wisata lain, ketika pengunjung datang cek suhu tubuhnya, cuci tangan, pakai masker, masuk kolam renangnya diatur," kata Yosep.


Yosep pun menjelaskan, saat pengunjung masuk ke dalam kolam harus tetap melakukan physical distancing. Kemudian, nantinya para pengunjung akan dibatasi 50 persen dari kapasitas dan akan dibatasi durasi ketika berada di dalam kolam.

"Jadi kalau kolam dalamnya sampai 1 meter itu jaraknya 2 meter per orang. Kemudian, kalau lebih dari 1 meter dalamnya, jaraknya itu 2,2 meter. Dan lebih dari 2 meter itu jarak orang 4 meter itu adalah physical distancing di kolam," sebut Yosep.

Selain itu, beberapa pelaku usaha pun mengakui telah siap membuka tempat wisatanya. Seperti tempat wisata air dan kemah di Kampung Singkur, Pangalengan.

Kampung Singkur telah dibuka sejak 20 Juni lalu karena akan dilakukan simulasi. Setelah lolos, Kampung Singkur akan kembali dibuka secara serentak dengan 42 destinasi wisata air lainnya.

"Kebetulan juga kami sudah buka sejak 20 Juni lalu, untuk disimulasi, dan kami akan buka serentak besok. Kita membuka semua fasilitas di Kampung Singkur, termasuk kemah, arum jeram dan lainnya," ujar salah satu pengelola Kampung Singkur, Arpan.



Simak Video "Detik-detik 3 Pencuri Santuy Gondol 2 Sepeda di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA