Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 10 Jan 2021 18:45 WIB

TRAVEL NEWS

Jelang Pembatasan Kegiatan Besok, Obwis Klaten Tetap Ramai Dikunjungi

Achmad Syauqi
detikTravel
Obwis di Klaten yang tetap ramai hari Minggu ini (10/1)
Objek wisata air di Klaten hari Minggu ini (10/1) (Achmad Syauqi/detikTravel)
Klaten -

Sehari menjelang pembatasan kegiatan mulai tanggal 11 - 25 Januari, berbagai objek wisata di Klaten ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan wisatawan luar daerah masih berdatangan berombongan.

Pantauan detikTravel pukul 11.00 WIB di kawasan wisata air dan kuliner Kecamatan Polanharjo dan Tulung, hampir semua objek beroperasi. Kolam, umbul, rumah makan, dan pemancingan tetap diserbu warga.

Bahkan warga datang berombongan dengan Kereta kelinci sampai bus dan mobil pribadi. Kendaraan berplat luar Klaten berseliweran di lokasi meskipun di pintu masuk terpasang pengumuman tutup mulai tanggal 11 Januari.

"Saya dari Jepara bersama rombongan. Baru sekali ke sini, " ungkap wisatawan asal Kabupaten Jepara, Kusrin pada detikTravel di lokasi objek wisata Umbul Pelem Desa Wunut Kecamatan Tulung, Minggu (10/1/2021) siang.

Obwis di Klaten yang tetap ramai hari Minggu ini (10/1)Obwis di Klaten yang tetap ramai hari Minggu ini (10/1) (Achmad Syauqi/detikTravel)

Kusrin yang datang dengan rombongan satu bus besar itu mengaku tidak mengetahui jika Klaten akan menerapkan pembatasan kegiatan. Yang diketahuinya hanya beberapa wilayah di Jawa Tengah.

"Tidak tahu kalau Klaten mau ada pembatasan kegiatan. Kalau di Jateng ada beberapa itu beritanya," kata Kusrin.

Menurut petugas pengelola Umbul Pelem, Naim, objek wisata air yang dikelola Bumdes itu tetap buka. Namun mulai tanggal 11 Januari akan tutup total.

"Hari ini kita buka tapi besok mulai tanggal 11 Januari sampai 25 Januari tutup total. Ini sesuai instruksi Pemkab," kata Naim pada detikTravel di lokasi.

Menurut Naim, meskipun selama ini beroperasi, pengelola menerapkan protokol kesehatan COVID ketat. Pengunjung di-screening, didata, dicek suhu dan lainnya sampai jumlahnya dibatasi.

"Kita batasi yang masuk. Begitu sudah ada kerumunan kita stop tidak boleh masuk dan yang renang di kolam pun kita batasi," jelas Naim.

Selanjutnya: Kata pengelola obwis dan Pemkab Klaten

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Satgas Beberkan Penurunan Kasus Covid-19 Akibat PPKM"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA